Peristiwa

Bukan Aksi Pembacokan, Ini Penjelasan Polisi soal Remaja Bawa Sajam di Nalegong Sumedang

Sumedang – Sebuah video berdurasi 1 menit 20 detik yang diunggah akun Instagram @feedgramindo pada Minggu (8/12/2024) memicu keresahan publik. Video tersebut menarasikan dugaan aksi pembacokan oleh remaja yang membawa senjata tajam di Jalan Kutamaya, Nalegong, Sumedang. Namun, polisi memastikan narasi dalam video tersebut tidak sepenuhnya benar.

Kasie Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan bahwa kejadian di Nalegong bukanlah aksi pembacokan seperti yang beredar di media sosial. “Tidak ada aksi pembacokan. Yang benar, kami mengamankan sejumlah remaja yang berkumpul di lokasi. Mereka diduga akan melakukan tawuran, dan salah satu di antara mereka memang membawa senjata tajam,” kata Awang, Senin (9/12/2024).

Baca Juga :  Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya: Persiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Menurutnya, pihak kepolisian telah mengamankan 22 anak yang berkumpul di lokasi tersebut. Mereka berasal dari Subang, Rancakalong, dan Tanjungmedar. Diduga, mereka akan melakukan tawuran.

Dari hasil interogasi, kata AKP Awang, diketahui bahwa komunikasi antar kelompok tersebut awalnya dilakukan melalui aplikasi WhatsApp. Mereka merencanakan pertemuan untuk pergi ke Bandung. Namun, situasi berubah ketika dua orang inisial R dan A mendatangi mereka di lokasi.

Baca Juga :  Polres Sumedang Amankan 19 Preman di Cimanggung, Warga Apresiasi Langkah Cepat Polisi

“Saat itu, R dan A menanyakan tujuan mereka berkumpul, tapi jawaban salah satu anak tampaknya kurang memuaskan. Situasi memanas, dan R memanggil beberapa orang temannya, salah satunya membawa senjata tajam berupa arit,” jelas AKP Awang.

Melihat situasi yang membahayakan, anak-anak tersebut berusaha melarikan diri. Namun, warga sekitar yang merasa khawatir kemudian mengamankan mereka dan melaporkan kejadian itu ke Bhabinkamtibmas. Polisi yang tiba di lokasi berhasil mengamankan anak-anak serta R, yang diduga sebagai provokator.

Baca Juga :  Geger Mayat Bayi Ditemukan di Sungai Cipeles Sumedang, Ini Kata Polisi

Selain itu, tiga orang lain yang diduga terlibat dalam rencana penyerangan juga telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sebanyak 22 anak sudah kami kembalikan ke orang tua masing-masing setelah membuat pernyataan. Sementara empat orang lainnya, termasuk R, masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button