PemerintahanSosial

Bocah 4 Tahun Tewas Tertimpa Pohon, Pj Bupati Sumedang Takziah ke Rumah Duka

Sumedang – Seorang bocah berusia 4 tahun tewas akibat pohon tumbang di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (9/12/2024). Peristiwa tragis ini juga melukai tiga orang lainnya, termasuk seorang bayi saat mereka mengendarai sepeda motor dari arah Bandung menuju Cirebon.

Korban meninggal adalah AA (4), sementara korban luka terdiri dari MA (30), bayi R (1 bulan), dan M (26). Seluruh korban diketahui berasal dari Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan.

Baca Juga :  BPBD Gercep Tangani Longsor yang Menutup Jalan Cadas Pangeran Sumedang, Lalu Lintas Sempat Terganggu

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli bersama Forkopimda dan perangkat daerah langsung takziah ke rumah duka di Dusun Margapala, Desa Margalaksana, Senin malam. Dalam kunjungannya, Yudia menyampaikan duka cita mendalam dan dukungan kepada keluarga korban.

“Hari ini kami hadir untuk memberikan belasungkawa sekaligus dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami juga mendoakan agar almarhum diterima di sisi-Nya,” kata Yudia usai takziah.

Baca Juga :  Bencana Pohon Tumbang dan Longsor di Sumedang, Akibatkan Macet dari Cigendel hingga Cadas Pangeran

Yudia menambahkan, pemerintah daerah telah mengirimkan tim kesehatan untuk memastikan kondisi korban yang selamat. “Kami sudah menurunkan tim kesehatan untuk mengecek langsung keadaan para korban,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga Sumedang agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat curah hujan yang tinggi belakangan ini. “Kami terus melakukan evaluasi kesiapan penanggulangan bencana dan memetakan wilayah yang rawan,” jelasnya.

Baca Juga :  Diguyur Hujan, 5 Bencana Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Sumedang

Selain itu, Yudia menyebut pihaknya sedang menyusun strategi mitigasi bencana yang lebih terukur. “Koordinasi lintas instansi akan terus kami tingkatkan demi penanganan yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button