Peristiwa

Panik Jari Anak Tersangkut di Mainan, Sang Ayah Sigap Lapor Damkar

Sumedang – Seorang ayah di Kabupaten Sumedang panik setelah jari anaknya yang berusia 3 tahun tersangkut di mainan plastik, Sabtu (1/11/2025) sore. Tanpa pikir panjang, sang ayah langsung melapor ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk meminta bantuan.

Kepala Bidang Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Sumedang, Cece Ruhiat, mengatakan bahwa laporan diterima sekitar pukul 14.55 WIB dari seorang pria bernama Bagus Tri Guritno (30), yang merupakan ayah korban.

Baca Juga :  Rumah Panggung di Tanjungsari Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

“Pelapor datang langsung membawa anaknya ke kantor Damkar karena mainan kecil tersangkut di jari telunjuk anaknya dan tidak bisa dilepas,” ujar Cece saat dikonfirmasi Tahu Ekspres pada Sabtu, (1/11/2025).

Petugas yang sedang piket kemudian segera melakukan penanganan.

“Regu Piket 1 langsung mengambil tindakan dengan alat potong ringan. Proses evakuasi berjalan sekitar 15 menit, dimulai pukul 15.00 WIB dan selesai pukul 15.15 WIB,” jelas Cece.

Baca Juga :  43 Ekor Domba Hangus Terpanggang di Tanjungsari Sumedang Akibat Kebakaran Kandang

Bocah bernama Chaska itu diketahui berasal dari Ganding Junti Asri, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Saat bermain, jari telunjuknya tersangkut pada mainan berbahan plastik keras hingga menyebabkan pembengkakan ringan.

Cece menambahkan, proses pemotongan dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai jari korban.

“Kami pastikan anak dalam kondisi aman dan tidak mengalami luka serius,” katanya.

Baca Juga :  Ular Weling Cincin Emas Berhasil Dievakuasi di Talun Sumedang

Setelah mainan berhasil dilepaskan, korban langsung dibawa pulang bersama orang tuanya. Cece juga mengimbau agar para orang tua lebih berhati-hati dalam memberikan mainan kepada anak-anak.

“Kasus seperti ini tampak sepele, tapi bisa berbahaya kalau penanganannya salah. Jadi lebih baik jangan panik dan segera hubungi Damkar jika mengalami kejadian serupa,” tutup Cece.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button