KejahatanPemerintahan

Anggota DPRD Sumedang Geram, Soroti Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Heti Andorina, menyoroti dampak sosial dari tujuh kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang baru-baru ini berhasil diungkap Polres Sumedang.

“Dalam hal ini, yang disoroti adalah bagaimana dampak sosial di masyarakat, serta kelangsungan hidup korban yang sangat kekurangan karena pelaku adalah tulang punggung keluarganya,” kata Heti, yang akrab disapa Teh Cinot, saat diwawancarai Tahu Ekspres, Rabu (25/12/2024).

Baca Juga :  Konferensi Cabang PDI Perjuangan Digelar di Bandung, Tetapkan Struktur DPC Sumedang 2025–2030

Ia mengatakan, pemerintah perlu serius dalam pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara intens, dengan membuat program khusus yang berkolaborasi dengan pemangku kepentingan.

“Pemerintah perlu memperhatikan hal ini agar tidak terjadi lagi kasus-kasus yang sama, dengan mengadakan program khusus yang intens kepada masyarakat melalui desa, berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Kader-kader di desa, seperti PKK, posyandu, dan pos KB, juga dapat dilibatkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Konferensi Cabang PDI Perjuangan Digelar di Bandung, Tetapkan Struktur DPC Sumedang 2025–2030

Kesehatan korban, lanjut Teh Cinot, perlu diperhatikan, dan dirinya merasa prihatin dengan kejadian tersebut.

“Ngeri sekali membaca kasus demi kasus. Saya khawatir dengan kesehatan korban saat mengandung, pasca melahirkan, hingga membesarkan anaknya,” ujar Teh Cinot.

Baca Juga :  Konferensi Cabang PDI Perjuangan Digelar di Bandung, Tetapkan Struktur DPC Sumedang 2025–2030

Teh Cinot juga menambahkan bahwa edukasi dari orangtua sangat penting untuk anak-anaknya, terutama peran seorang ibu.

“Anak-anak juga membutuhkan edukasi lebih, khususnya dalam bidang pendidikan. Prinsipnya, tidak boleh ada sentuhan dari siapa pun selain ibunya di umur tertentu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button