Beranda / Ekonomi / Dosen IPB Pulang Kampung, Kelompok Mina Kancra Sumedang Dapat Pelatihan Budidaya Modern

Dosen IPB Pulang Kampung, Kelompok Mina Kancra Sumedang Dapat Pelatihan Budidaya Modern

SUMEDANG – Budidaya ikan kancra di Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, mulai mendapat perhatian lebih serius. Sebanyak 35 pembudidaya yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Mina Kancra mengikuti pelatihan budidaya ikan bersama akademisi dari IPB University, Sabtu (12/9/2026).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Dosen Pulang Kampung yang digelar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Licin dan menjadi ajang transfer pengetahuan sekaligus teknologi kepada para pembudidaya ikan di tingkat desa.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Perikanan Diskanak Kabupaten Sumedang Rudi Hadian, Kepala Desa Licin Zulkifli M. Ridwan, serta jajaran tim pakar IPB University.

Materi yang diberikan tidak hanya sebatas teori. Para pembudidaya juga mendapatkan praktik terkait rekayasa produksi induk, pembenihan modern, serta pengelolaan pakan berkualitas.

Pengetahuan tersebut diharapkan bisa membantu pembudidaya meningkatkan kualitas produksi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha budidaya ikan kancra.

Sejumlah akademisi dan praktisi FPIK IPB University terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka di antaranya Prof. Dr. Ir. Agus Oman Sudrajat, M.Sc. selaku Guru Besar Fisiologi Reproduksi Ikan, Prof. Dr. Ir. Kukuh Nirmala, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Ronny Irgawan Wahyu, M.Phil., Kurnia Anggraini Rahmi, S.Pi., M.Sc., serta Talita Shofa Adestia, S.Farm., M.Imun.

Prof. Dr. Ir. Agus Oman Sudrajat mengatakan, ikan kancra memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, khususnya di Jawa Barat. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu cara agar hasil pengembangan ilmu di kampus bisa diterapkan secara langsung oleh masyarakat.

“Inovasi IPB harus langsung diterapkan di masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin kelompok Mina Kancra meningkatkan kapasitas usaha dan pembenihan. Harapannya, ikan kancra bisa menjadi tumpuan penghasilan warga sekaligus ikon ekosistem perairan di Sumedang,” ujar Prof. Agus.

Sementara itu, Kepala Desa Licin Zulkifli M. Ridwan mengapresiasi pelaksanaan program Dosen Pulang Kampung di wilayahnya.

Menurut Zulkifli, kehadiran akademisi dan transfer pengetahuan kepada pembudidaya diharapkan bisa memberikan dorongan baru bagi pengembangan usaha ikan kancra di Desa Licin.

“Kami berharap pelatihan ini membuka mindset warga Desa Licin. Sinergi ini memotivasi para peternak untuk memacu hasil budidaya yang berujung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ungkap Zulkifli.

Kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor budidaya ikan kancra di Sumedang.

Dengan peningkatan kapasitas pembudidaya serta penerapan teknologi budidaya yang lebih modern, ikan kancra di Desa Licin berpeluang dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan sekaligus sumber penghasilan masyarakat.

Tag: