Sumedang – Aisyiyah Kabupaten Sumedang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional imunisasi anak, khususnya untuk menekan angka anak dengan status zerodose, yaitu anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi sama sekali.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sumedang, Susan Sundari, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kesehatan anak-anak di daerah, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor demi memperluas jangkauan imunisasi.
“Aisyiyah Kabupaten Sumedang antusias untuk melaksanakan program imunisasi guna menurunkan angka anak dengan status zero dose,” kata Susan dalam keterangannya, Jumat (18/7/2025).
Kegiatan advokasi dan sosialisasi digelar di Aula Pondokan Hanjuang Hegar, dan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pejabat pemerintah daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, kepala puskesmas, camat, dokter ahli, hingga para kader dari lima kecamatan sasaran: Sumedang Utara, Cimalaka, Tanjungmedar, Jatinangor, dan Cimanggung.
Susan menambahkan, program ini juga melibatkan pendampingan langsung dari Pimpinan Pusat Aisyiyah serta Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat melalui Majelis Kesehatan, sebagai bentuk penguatan dari sisi teknis maupun strategi lapangan.
“Kami tidak sendiri, program ini kami jalankan bersama tim pendamping dari Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat. Ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang kami dorong secara berjenjang dan terstruktur,” ungkapnya.
Susan berharap upaya ini mampu menggerakkan seluruh elemen masyarakat, termasuk para orang tua, untuk lebih sadar terhadap pentingnya imunisasi dasar lengkap.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari hak dasarnya, yaitu perlindungan melalui imunisasi,” tegas Susan.
Aisyiyah Sumedang menargetkan kegiatan ini tak berhenti di sosialisasi, melainkan akan dilanjutkan dengan langkah-langkah konkret di lapangan, termasuk pendataan, edukasi kader, hingga pelaksanaan imunisasi langsung bekerja sama dengan fasilitas layanan kesehatan setempat.







