KejahatanPeristiwa

Tagih Hutang Dengan Kekerasan, Dua Pria Diamankan Tim Kujang Polres Sumedang Saat Patroli Malam

Sumedang – Tim Kujang Polres Sumedang mengamankan dua pria yang diduga melakukan kekerasan saat menagih utang di kawasan Terminal Ciakar. Keduanya diringkus saat patroli malam yang digelar untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada Rabu (28/5/2025.

Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, patroli dilakukan oleh Tim Kujang yang dipimpin Kasat Samapta AKP Asep Kusmana bersama enam personel lainnya.

Baca Juga :  Polres Sumedang Ikut Panen Jagung Serentak Nasional, Digelar di Margalaksana

“Patroli dimulai pukul 23.00 WIB, menyisir sejumlah titik rawan seperti Jl. Prabu Gajah Agung, Alun-Alun Sumedang, Bundaran Alam Sari, hingga Terminal Ciakar,” kata Kapolres

Saat melintas di Terminal Ciakar, petugas menerima laporan dari warga terkait adanya keributan yang melibatkan dua orang penagih utang. Tim Kujang langsung bergerak cepat ke lokasi.

“Setibanya di lokasi, anggota mendapati adanya dugaan kekerasan fisik yang dilakukan oleh dua orang terhadap warga. Keduanya langsung kami amankan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pandawara Terpukau Reklamasi Bekas Tambang ala Kapolres Sumedang: Ada Kompos Blok di Antara Batu dan Kerikil

Dua pria yang diamankan adalah TSH, warga Kota Bandung, dan YM, warga Kecamatan Cimalaka, Sumedang. Selain itu, petugas turut menyita satu unit sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan oleh pelaku.

“Keduanya sudah diserahkan ke Satreskrim Polres Sumedang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar AKBP Joko.

Baca Juga :  Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2025 di Sumedang, Polisi Kerahkan Anjing K-9 untuk Sterilisasi Pengamanan Nataru

Ia menegaskan bahwa patroli malam oleh Tim Kujang merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kriminalitas di wilayah Sumedang.

“Kehadiran Tim Kujang di malam hari adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat. Kami akan terus hadir di titik-titik rawan untuk mencegah aksi premanisme, kekerasan jalanan, dan gangguan kamtibmas lainnya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button