Pendidikan

Dukung Kebijakan KDM, Bupati Sumedang Bakal Kirim ‘Anak Nakal’ ke Barak Militer

Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyatakan dukungan penuh terhadap program pendidikan karakter bagi pelajar bermasalah atau ‘anak nakal’ yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dony bahkan siap mengirim para pelajar yang terlibat tawuran, geng motor, hingga penyalahgunaan narkoba ke barak militer untuk dibina langsung di bawah pengawasan TNI dan Polri.

Pernyataan itu disampaikan Dony melalui akun Instagram resminya, @donyahmad.munir, pada Jum’at (2/5/2025). Dalam unggahannya, ia menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan generasi muda dari perilaku menyimpang.

Baca Juga :  Gubernur Jabar KDM di Milad ke-113 Muhammadiyah : 'Rumah Sakitnya Mewah, Pemimpinnya Sederhana'

“Mari bersama kita selamatkan generasi penerus bangsa Indonesia. Masa depan mereka adalah masa depan bangsa. Kami mendukung program dan kebijakan solutif Pak Gubernur @dedimulyadi71,” tulis Dony di caption Instagram-nya.

Dony menyebut orang tua atau wali siswa bisa melapor ke Dinas Pendidikan Sumedang melalui layanan pengaduan di nomor 0877-8007-6747 jika mendapati anaknya melakukan pelanggaran seperti bolos sekolah, ikut geng motor, tawuran, mabuk-mabukan, atau menggunakan narkoba.

Baca Juga :  Bupati Dony Sebut Pengajian ASN Sumedang Setiap Malam Jumat Bukan Rutinitas Seremonial

“Jika anak/pelajar SLTP, SLTA nakal, bermasalah, bolos sekolah, terlibat geng motor, tawuran, mabuk miras & narkoba, bisa mengikuti pendidikan karakter, disiplin & bela negara di bawah pengawasan TNI-POLRI,” lanjutnya.

Dony menilai program pendidikan karakter ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berdisiplin, berwawasan kebangsaan, dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Di sisi lain, sebanyak 40 pelajar di Kabupaten Sumedang akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Karakter dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Barak Kodim 0610 Sumedang. Rencananya, Diklat tersebut akan dibuka langsung oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi pada 8 Mei 2025.

Baca Juga :  Sempat Jebol, Bendung Cariang di Ujungjaya Diperbaiki Permanen dengan Anggaran Rp64 Miliar

Bupati Dony menyebut, pelatihan ini melibatkan unsur TNI dan Polri sebagai bentuk sinergi dalam menangani persoalan sosial di kalangan pelajar.

“Sesuai dengan tema Diklat, diharapkan terbentuk sumber daya manusia unggul yang sehat, berkualitas, relevan, dan kontributif,” ujar Dony di Pendopo Sumedang, Sabtu (3/5).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button