Pemerintahan

Kang Wabup Fajar Aldila Optimis Sumedang Kembali Raih Peringkat 1 LPPD Jabar

Sumedang – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, atau yang sering disapa Kang Wabup, menyampaikan optimisme tinggi bahwa Kabupaten Sumedang akan kembali meraih peringkat pertama dalam penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Alhamdulillah, kita masih di status kinerja tinggi. Di Jabar kita sekarang peringkat dua. Tahun lalu kita peringkat satu, dan saya optimis, insyaallah tahun ini kita bisa kembali menjadi yang terbaik di Jawa Barat,” kata Kang Wabup saat membuka kegiatan Evaluasi LPPD Tahun 2024 oleh Tim Evaluator Daerah (Timda) Provinsi Jawa Barat di Aula Tampomas, Rabu (30/4/2025).

Baca Juga :  Masih Ingat Dengan Wisata Buricak Burinong di Jatigede? Pemkab Sumedang Siap Beri Perhatian Khusus

Dalam sambutannya, Kang Wabup Fajar mengaku bersyukur atas tren positif yang ditunjukkan kinerja LPPD Sumedang. Tahun ini, skor LPPD meningkat dari 3,53 menjadi 3,64 dengan status “kinerja tinggi”. Meski begitu, secara nasional, posisi Sumedang menurun dari peringkat lima ke sebelas. Namun, di tingkat Jawa Barat, Sumedang saat ini bertengger di posisi kedua.

“Saya minta seluruh kepala SKPD bekerja sama erat dengan Inspektorat. Jangan sampai kita lengah, lalu kecolongan,” tegasnya.

Baca Juga :  Bojongseungit Fest Rayakan 111 Tahun SMK PPN Tanjungsari, Kang Wabup Fajar Apresiasi

Sementara itu, Ketua Tim Evaluator Jabar, Akhmad Fauzi, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Kabupaten Sumedang yang dinilai konsisten menjaga kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Sumedang adalah salah satu kabupaten yang cukup progresif. Kami melihat adanya keseriusan dalam proses penyusunan LPPD yang terstruktur dan berbasis data. Kinerja Sumedang selama ini patut diapresiasi, namun tentunya masih ada ruang-ruang perbaikan yang harus terus didorong bersama,” jelasnya.

Akhmad juga menyoroti pentingnya konsistensi integrasi Indikator Kinerja Kunci (IKK) dalam dokumen perencanaan. Ia mendorong SKPD agar terbuka dalam proses evaluasi.

Baca Juga :  Empat Kades PAW dan Satu Penjabat Dilantik, Bupati Sumedang: 'Proses Demokrasi Berjalan Aman dan Damai'

“Kami tidak datang untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memperkuat praktik pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung ke masyarakat. Evaluasi ini adalah bentuk pembinaan bersama, bukan semata-mata penilaian angka,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Evaluator Akhmad Fauzi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Asep Uus Ruspandi, para kepala perangkat daerah, analis perencanaan, kasubbag program, hingga operator tim penyusun LPPD Kabupaten Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button