Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Upaya Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Sumedang Launching Integrasi Layanan Primer

Dinkes Sumedang saat melaunching Integrasi Layanan Prima (ILP) di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang Jabar, Kamis (12/12/2024). (FOTO: Alan Dahlan)

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang melaunching Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi 35 Puskesmas di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (12/12/2024).

Kepala Dinkes Kabupaten Sumedang, dr. Aceng Solahudin menyatakan, bahwa awalnya baru 4 Puskesmas sudah melaksanakan ILP yakni, Puskesmas Situraja, Paseh, Haurngombong dan Puskesmas Cisitu.

“Nah, hari ini sebanyak 35 Puskesmas sudah menerapkan ILP. Saya berharap dengan launching ini pelayanan Puskesmas makin meningkat dan semakin profesional. Terlebih, dapat menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB),” ucap Aceng.

Ia menjelaskan, bahwa pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Sumedang dinilai belum memenuhi target maupun aksesibilitas. Terlebih, latar belakang pencapaian SPM kita maupun secara nasional masih belum memenuhi persyaratan atau target.

“Hal itu dikarenakan, aksesibilitas masyarakat juga masih belum merata, ditambah juga masih belum terintegrasi semuanya.

Sebetulnya Puskesmas dan jejaringnya seperti Poskesdes, Posyandu, Pustu, maupun Polindes sudah bekerja semaksimal mungkin sebagai ujung tombak layanan kesehatan. Tapi, belum terintegrasi,” kata Aceng.

Nah kemudian, sambung Aceng, salah satu upaya pemerintah dengan transformasi pelayanan primer melahirkan atau melakukan suatu terobosan dengan membuat kebijakan berupa ILP yang diselenggarakan di seluruh Puskesmas se-Indonesia.

“Jadi, ILP ini menekankan kepada efektivitas dan efisiensi Puskesmas beserta jejaringnya. Seluruh layanan primer kita kondisikan dengan partisipasi masyarakat,” ucap Aceng.

Tak hanya itu, imbuh Aceng, Pemerintah Daerah (Pemda) juga akan ikut mengawal seperti apa program ini berjalan dengan baik

“Meskipun baru 35 Puskesmas yang sudah launching ILP, pihaknya masih membidik desa-desa yang ada Pustunya. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan semoga peran serta masyarakat ini akan semakin tinggi, semakin dekat, kemudian efektifitas, efisiensi terhadap pelayanan semakin kuat,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version