Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Sumedang Kembali Membawa 2 Piala di Kejuaraan Pacuan Kuda Gubernur Cup

Foto : Nana Suryana tengah bersalaman dan berfoto bersama sesaat menerima penghargaan juara 2, Minggu 23 November 2025.

Sumedang – Sorak sorai penonton menggema di arena pacuan kuda Cidadap, Desa Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Minggu 23 November 2025.

Di tengah debu yang beterbangan dan semangat yang membara, dua nama dari Sumedang berhasil mencuri perhatian dalam Kejuaraan Pacuan Kuda Gubernur Cup. Ajeng Saketi dan Celeng Manis, dua kuda andalan, berhasil membawa pulang piala kemenangan yang membanggakan.

Namun, di balik gemerlap piala dan sorak kemenangan, terdapat kisah-kisah menarik yang layak untuk disimak. Rizky, sang joki muda berusia 17 tahun, dengan lincah memacu Ajeng Saketi di kelas I/J 1000 meter.

Ketenangan dan fokusnya di lintasan berbuah manis, mengantarkan kuda kesayangannya menjadi yang tercepat.

“Saya sangat bangga bisa membawa nama Sumedang di ajang ini,” ujar Rizky kepada Tahuekspres.com, di sela-sela acara.

“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras tim dan juga dukungan dari keluarga.” Tambahnya.

Sementara itu, Nana Rudiana, joki senior berusia 38 tahun, menunjukkan kelasnya dengan menunggangi Celeng Manis di kelas C Sprint 1100 meter.

Pengalamannya yang matang membuatnya mampu mengendalikan Celeng Manis dengan sempurna, hingga akhirnya menyentuh garis finis ke dua.

Nana mengatakan, bahwa kemenangan ini bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga tentang bagaimana membangun koneksi antara dirinya dengan kuda yang ditungganginya.

“Saya sudah lama berkecimpung di dunia pacuan kuda dan setiap kemenangan selalu terasa istimewa.” tandadnya.

Selain Ajeng Saketi dan Celeng Manis, Sumedang juga mengirimkan tiga kuda lainnya untuk berlaga, yaitu Gadis Aruna di kelas E 1200 meter, Dewa Perang di kelas C 1600 meter, dan Quin Suramadu di kelas F 1000 meter.

Meski belum berhasil meraih juara, kehadiran mereka tetap memberikan warna dan semangat bagi kontingen Sumedang.

Keberhasilan Ajeng Saketi dan Celeng Manis menjadi bukti bahwa Sumedang memiliki potensi besar di dunia pacuan kuda.

Di samping itu, seorang owner kuda Berry Firdaus (32) menuturkan, bahwa dirinya bersyukur telah kembali memenangkan kejuaraan.

“Semoga kemenangan ini dapat menjadi motivasi bagi para joki dan pemilik kuda lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah.” tuturnya.

Atas nama Graha Stable dan juga Kabupaten Sumedang, semoga ke depan bisa lebih meriah lagi serta adanya support dari pihak pemerintah daerah khususnya Koni.

“Semoga kedepan Pemkab Sumedang, Koni juga bisa memberikan dukungan yang nyata bagi setiap potensi yang dapat membawa nama Sumedang lebih harum lagi.” Ujarnya.**

Exit mobile version