TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Hujan deras yang melanda Kabupaten Sumedang pada Senin (5/2/2024) mengakibatkan beberapa titik di Kabupaten Sumedang terjadi longsor hingga mengakibatkan akses jalan terputus. Kepala BPBD Sumedang, Atang Sutarno, menyebutkan terdapat 6 titik longsor di jalur Sumedang-Subang.
Atang menjelaskan kepada awak media, bahwa 6 titik longsor yang berada di Kecamatan Rancakalong dan Sumedang Utara sudah untuk sementara dihentikan.
“Hari ini sudah kita tangani bersama -sama antara TNI-POLRI, dan kita sudah menyatakan clear,” sambung Atang saat memberi keterangan di Desa Sukamaju Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang, Senin (5/2/2024) malam.
Lebih lanjut, Atang mengatakan bahwa alasan dihentikannya disebabkan oleh kondisi yang kurang penerangan dan kontur tanah yang rawan longsor sehingga membahayakan masyarakat. Namun Ia memastikan akan melanjutkan besok, Selasa (6/2/2024).
“Jadi tidak ada lagi pegerjaan Dan insya Allah pagi besok jam 6 kita langsung dengan menggunakan alat berat yang akan diturunkan beko dari provinsi Jawa barat,” terangnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Rizky Aulia Pratama menghimbau kepada pengendara waspada dan sementara tidak melewati jalur Sumedang-Subang via Rancakalong.
“Kami dari Satlantas Polres Sumedang mengimbau kepada masyarakat Sumedang agar antisipasi dan menghindari jalan menuju Sumedang ataupun menuju Subang di jalan raya Rancakalong Sumedang,” ungkap Rizky.
Rizky mengatakan bahwa akan terjadi penutupan jalur di jalur tersebut sementara guna evakuasi pembersihan material longsor.
“Tepatnya di pertigaan Selaawi dan Panyindangan, Sabagi dan Panyindangan dilakukan penutupan ke arah Rancakalong. Begitu pun sebaliknya dilakukan penutupan disimpang Selawi Yang menuju arah Sumedang,” pungkasnya.
