Sumedang – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sumedang, menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di kawasan depan Terminal Tipe A Ciakar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, petugas menindak sejumlah kendaraan angkutan barang yang tidak sesuai ketentuan dimensi, serta pengendara sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas.
Operasi ini dilaksanakan oleh Satlantas Polres Sumedang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang. Petugas menghentikan satu persatu kendaraan besar untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat, serta kelayakan kendaraan.
Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi Suryana mengatakan, Operasi Keselamatan merupakan agenda rutin yang digelar sebagai langkah awal menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
“Operasi ini merupakan persiapan awal untuk pra menghadapi Operasi Ketupat yang sebentar lagi akan kita hadapi,” kata Agus, Rabu (4/1/2026).
Dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang memasuki tahap ketiga ini, penindakan pelanggaran lalu lintas telah dilakukan menggunakan sistem tilang elektronik (ETLE) statis serta melalui aplikasi Machine Learning (ML) yang mampu mendeteksi pelanggaran secara digital di sejumlah titik.
“Alhamdulillah dari Korlantas Polri kita melalui Ditlantas Polda Jabar, sudah ada alat aplikasi Machine Learning. Jadi sekarang untuk Operasi Keselamatan yang ke-3 ini, kita sudah melaksanakan penertiban melalui aplikasi ML itu kurang lebih di posisi 15,” ucapnya.
Petugas juga melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check secara rutin. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara mobile oleh Dishub, dengan fokus pada kendaraan angkutan umum dan bus penumpang.
Dalam operasi tersebut, dua unit kendaraan telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, dan dinyatakan layak jalan berdasarkan hasil evaluasi tim gabungan Satlantas dan Dishub Kabupaten Sumedang.
