Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Nestapa Masayarakat Soal Jembatan Putus di Wanajaya Surian, Pemkab Sumedang Turut Prihatin dan Minta Maaf

Kondisi Terkini Jembatan di Dusun Bobos, Desa Wanajaya, Kecamatan Surian Kamis (22/1/2026).(Foto : Istimewa)

Sumedang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang menyampaikan keprihatinan sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat Dusun Bobos, Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, terkait belum terealisasinya pembangunan jembatan permanen akibat keterbatasan anggaran daerah.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Sumedang, Wuddan Lukman Hakim, mengatakan Pemkab tetap menaruh perhatian serius terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, termasuk di Dusun Bobos.

“Atas nama Pemkab Sumedang, kami turut prihatin dan memohon maaf atas keterbatasan ini. Kami tidak mengurangi rasa hormat kepada masyarakat Dusun Bobos. Ini tetap menjadi prioritas utama,” kata Wuddan saat dikonfirmasi Tahu Ekspres, Kamis (22/1/2026)

Namun demikian, Wuddan mengakui pada tahun anggaran berjalan, pembangunan jembatan permanen belum dapat direalisasikan karena keterbatasan fiskal daerah.

“Tahun ini tidak memungkinkan untuk dianggarkan karena anggarannya sudah terbatas. Mudah-mudahan di tahun depan lebih leluasa, akan dianggarkan pada 2027, Insya Allah jembatan permanen,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tersebut tidak hanya terjadi di Kecamatan Surian saja, melainkan juga dirasakan oleh sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Sumedang yang sama-sama membutuhkan pembangunan infrastruktur.

“Bukan hanya Surian saja, tapi juga dari kecamatan yang lainnya ya, semuanya prioritas. Tetapi karena keterbatasan anggaran, jadi tidak bisa langsung dianggarkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Wanajaya, Erwan Riswanto, mengatakan pihak desa telah melakukan berbagai upaya administratif sebagai bentuk ikhtiar untuk mendorong pembangunan jembatan permanen.

“Saya sudah bersurat juga, sekarang masih proses permohonan melalui Dinas PUTR Sumedang untuk diajukan ke Kementerian Dalam Negeri kalau untuk ikhtiar jembatan permanen,” kata Erwan saat diwawancarai Tahu Ekspres, Rabu (21/1/2026).

Erwan berharap proses pengajuan tersebut dapat berjalan lancar sehingga pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan demi menunjang aktivitas dan keselamatan masyarakat Dusun Bobos.

Exit mobile version