Sumedang – Sebuah mobil pickup yang mengangkut rombongan pecinta seni tangkas adu babi hutan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bandung–Cirebon, kawasan Cihaur, Desa Legok Kidul, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 16.46 WIB.
Pickup berpelat nomor D-8500-FS warna hitam itu naik ke pembatas jalan di tikungan hingga tersangkut di pepohonan. Benturan keras membuat para penumpang yang berada di bak terbuka terpental ke pinggir jalan, bahkan sebagian terjatuh ke area bawah jalan.
Warga yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan awal. Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi untuk membantu evakuasi. Seluruh korban dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang, sementara truk yang diduga terlibat tabrakan dari arah berlawanan disebut kabur usai insiden.
Seorang warga sekitar bernama Adung, tukang kayu yang sedang bekerja tak jauh dari lokasi, mengatakan ia mendengar suara benturan keras.
“Lagi nyerut kayu, kedengeran suara brak. Saya lihat (korban) sudah pada tergeletak,” ujarnya.
Adung menyebut rombongan itu berjumlah sembilan orang, semuanya mengalami luka-luka, dan satu di antaranya meninggal dunia di tempat.
“Kata orang-orang mah 9 orang. Enggak tau sopir atau siapa, ada satu yang meninggal (di TKP). Gak tau rombongan pemburu atau adu. (Kronologi) pastinya enggak tahu,” katanya.
Petugas Gakkum Satlantas Polres Sumedang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Evakuasi bangkai mobil pickup baru dapat dilakukan setelah hujan deras mereda, dengan bantuan satu unit kendaraan derek.
Selama proses evakuasi, arus lalu lintas di jalur utama Bandung–Cirebon diberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang untuk memastikan penyebab pasti terjadinya insiden.
