Sumedang – Sosok pelajar berprestasi asal Kabupaten Sumedang, Wafi Zaqiatunnisa, menjadi perhatian karena kiprahnya di bidang akademik hingga sosial. Siswi kelas XII SMK Al-Amah Cimanggung ini dikenal sebagai pribadi disiplin dan aktif dalam berbagai kegiatan. Lahir di Sumedang pada 3 Agustus 2007, Wafi tumbuh dengan nilai pendidikan dan agama yang kuat.
“Sejak kecil saya memang dibiasakan untuk disiplin, baik dalam belajar maupun dalam menjalani tanggung jawab sehari-hari,” ujar Wafi saat diwawancarai Tahu Ekspres, Senin (27/4/2026).
Dalam perjalanan akademiknya, Wafi dikenal konsisten meraih prestasi. Ia bahkan berupaya mempertahankan peringkat satu sejak jenjang pendidikan dasar hingga SMK.
“Bagi saya, prestasi itu bukan hanya soal nilai, tapi bagaimana kita bisa belajar dengan sungguh-sungguh dan mengambil manfaat dari prosesnya,” katanya.
Selain di kelas, Wafi juga aktif mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba cerdas cermat, ceramah, hingga forum diskusi dan podcast edukatif.
“Saya senang terlibat dalam kegiatan yang bisa mengasah kemampuan berpikir dan komunikasi, sekaligus berbagi pengetahuan dengan orang lain,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Wafi juga aktif dalam kegiatan sosial, khususnya edukasi remaja. Ia kerap menyampaikan materi terkait pembentukan karakter, kenakalan remaja, hingga isu perundungan di lingkungan sekolah.
“Remaja itu berada di fase yang sangat penting. Kalau tidak diarahkan dengan baik, mereka bisa kehilangan arah,” ujarnya.
Ia pun menilai pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang positif.
“Saya ingin teman-teman sebaya bisa lebih sadar akan pentingnya karakter, saling menghargai, dan menjauhi perilaku negatif seperti bullying,” tambahnya.
Langkah lain yang tengah dijalani Wafi adalah keikutsertaannya dalam ajang Miss Hijab Jawa Barat 2026. Ia mengaku ajang tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan diri sekaligus menyuarakan nilai-nilai yang diyakininya.
“Saya melihat ini sebagai kesempatan untuk berkembang dan memperluas dampak yang bisa saya berikan kepada masyarakat,” katanya.
Wafi juga ingin menunjukkan bahwa perempuan berhijab mampu berprestasi dan percaya diri.
“Perempuan berhijab itu bisa tetap menjaga identitasnya, tapi juga berani tampil, berbicara, dan memberikan perubahan,” ujarnya.
Menurutnya, hijab bukan hanya sekadar simbol penampilan, melainkan memiliki makna yang lebih dalam.
“Hijab adalah komitmen, kehormatan, dan juga kekuatan diri. Itu yang selalu saya pegang dalam setiap langkah,” ungkapnya.
Dengan berbagai aktivitas yang dijalani, Wafi berharap dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Saya ingin dikenal bukan hanya karena prestasi, tapi karena apa yang bisa saya berikan untuk orang lain,” katanya.
Ia pun menegaskan prinsip hidup yang selalu dipegangnya.
“Saya percaya, nilai diri seseorang tidak ditentukan dari apa yang terlihat, tetapi dari apa yang ia perjuangkan dan berikan,” pungkasnya.
