JAWA BARAT – Sedikitnya ada tiga hal penting memaknai peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2025 khususnya untuk Kabupaten Cianjur dan Jawa Barat (Jabar) umumnya.
Pertama, hari kebangkitan nasional yang kerap diperingati setiap 20 Mei merupakan momentum bersejarah ketika rasa persatuan dan kesadaran kebangsaan indonesia bangkit melalui organisasi Budi Utomo pada tahun 1908.
“Semangat inilah yang menjiwai perjuangan bangsa hingga meraih kemerdekaan. Semangat kebangkitan nasional harus kita lanjutkan untum bangkit menghadapi tantangan zaman,” tegas Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, H. Erwan Setiawan saat mengikuti peringatan Hari Kebangkitan Nasional Cibeber Kabupaten Cianjur Jabar, Minggu (18/5/2025).
Tentu saja, sambung Wagub Erwan, banyak masa-masa sulit yang telah dilalui bersama, salahsatunya pandemi Covid-19 yang telah menguji ketangguhan kita semua. Termasuk di Cianjur sendiri pernah mengalami peristiwa gempa bumi dua tahun lalu.
“Olehsebab itu, mari jadikan semangat kebangkitan ini sebagai energi untuk memajukan daerah. Sebagaimana pepatah sunda, silih asah, silih asih, silih asuh. Artinya, saling mengingatkan, saling menyayangi, dan saling menguatkan. Jadi, nilai-nilai ini sejatinya diterapkan dalam kehidupan sehari-sehari. Insya Alloh, masyarakat Jabar akan semakin kompak dan maju bersama,” ucap Erwan.
Kemudian yang kedua, sambung Erwan, dirinya mengapresiasi kepada pelaku UMKM, pengrajin, petani, pedagang dan pelaku usaha lainnya yang terus berusaha bangkit serta berinovasi meski dalam keterbatasan. Namun demikian, Pemprov Jabar bersama Pemkab Cianjur berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan UMKM dan komunitas lokal tersebut melalui berbagai program. Mulai dari permodalan, pelatihan, pendampingan hingga fasilitasi pemasaran. Termasuk pemanfaatan teknologi digital.
“Terimakasih kepada pelaku UMKM dan komunitas lainnya yang telah berkontribusi bagi kebangkitan ekonomi rakyat. Tetaplah semangat, mengingat kemajuan Jawa Barat sangat ditentukan oleh kerja keras dan kreativitas bapak/ibu sekalian,” kata Wagub Jabar.
Selanjutnya ke tiga, Erwan mengatakan, pentingnya kesehatan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa pemerintah lakukan sendiri, melainkan perlu kerjasama berbagai pihak.
“Ya tentu saja, kesehatan merupakan modal dasar kemajuan. Jika rakyat sehat, mereka dapat bersekolah, bekerja dan berkarya dengan optimal. Sehingga, penerapan pola hidup bersih dan sehat harus ditangani secara gotong royong,” tegasnya.
Ketiga hal itu, imbuh Erwan, merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa. Semangat kebangkitan nasional jangan hanya menjadi slogan, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bangkitnya suatu bangsa dimulai dari bangkitnya masyarakat lokal. Ketika Cianjur bangkit, ekonominya bergerak, rakyatnya sehat, dan semua bersatu. Itulah cermin kebangkitan nasional sesungguhnya.
“Ayo kita terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong. Isilah peringatan kebangkitan nasional ini dengan langkah nyata, membangun negeri mulai dari daerah kita.
Mari bangkit bersama untuk jawa barat dan indonesia tercinta. Dirgahayu kebangkitan nasional, jayalah Indonesia,” tandas Wagub Jabar, H. Erwan Setiawan. (*)
