Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Lantunan Puisi AKBP Joko Dwi Harsono Warnai Momen Pisah Sambut Kapolres Sumedang

AKBP Joko Dwi Harsono saat Melantunkan Puisi Karya KH. Zawawi Imron yang Berjudul 'Jangan Larang' pada Acara Pisah Sambut Kapolres Sumedang (Foto : Istimewa)

Sumedang – Suasana suka cita dan haru menyelimuti momen pisah sambut Kapolres Sumedang yang digelar penuh kehangatan. AKBP Joko Dwi Harsono yang mengakhiri masa tugasnya di Polres Sumedang yang digantikan oleh AKBP Sandityo Mahardika. AKBP Joko menyampaikan perpisahan dengan cara yang tak biasa, yaitu melantunkan puisipuisi di Mako Polres Sumedang, Minggu (13/7/2025).

Dalam sambutannya, AKBP Joko mengungkapkan rasa syukur sekaligus permohonan maaf kepada seluruh jajaran serta masyarakat Sumedang yang telah mendukung tugasnya selama ini.

“Acara ini adalah wadah saya untuk pamit ya, saya yakin beliau (Kapolres baru) mampu lebih,” ujarnya, memberi semangat kepada penggantinya, AKBP Sadityo Mahardika yang kini resmi menjabat sebagai Kapolres Sumedang.

Tak lupa, AKBP Joko juga mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kerja sama yang diterimanya selama bertugas di wilayah yang dikenal dengan kekayaan budaya dan sejarahnya itu.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua yang mendukung saya selama di Kabupaten Sumedang, banyak pengalaman, banyak pelajaran yang saya terima,” tuturnya.

Di hadapan para tamu undangan, ia juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus jika selama menjabat terdapat kekhilafan atau hal yang kurang berkenan.

“Kami mohon maaf bilamana selama bertugas ada yang kurang berkenan, baik dalam lisan maupun perbuatan,” kata AKBP Joko.

Sebagai penutup, AKBP Joko membacakan sebuah puisi berjudul “Jangan Larang”, karya ulama, cendekiawan, budayawan, sekaligus sastrawan asal Yogyakarta, KH. Zawawi Imron. Lantunan puisi tersebut menjadi simbol perpisahan yang menyentuh dan meninggalkan kesan mendalam di hati.

“Terakhir, izinkan saya membacakan puisi, puisi ini adalah karya ulama, cendikiawan, Budayawan sekaligus sastrawan dari Yogyakarta, yang berjudul ‘Jangan Larang’,” ucapnya.

Momen tersebut menjadi penanda akhir pengabdian Joko Dwi Harsono di Sumedang dan awal kepemimpinan Kapolres baru yaitu AKBP Sandityo Mahardika.

Sebagai informasi tambahan, AKBP Joko Dwi Harsono merupakan salah satu anggota Polri yang menyandang gelar akademik M.Hum. (Magister Humaniora) di Universitas Indonesia, menandakan ia menamatkan jenjang S2 di bidang Humaniora.

Exit mobile version