Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Ketua PBSI Sumedang Apresiasi Kejuaraan Bulutangkis Messa Al Ma’soem ke-30

Ketua PBSI Sumedang, Indra Jayaatmaja (tengah) foto bersama dengan perwakilan Al Ma'soem. (Foto : Istimewa)

SUMEDANG – Kejuaraan Bulutangkis Messa Al Ma’soem ke-30 tahun 2025 resmi digelar di Yayasan Pendidikan Al Masoem, Kabupaten Sumedang, pada 3–9 November 2025. Ajang tahunan ini menjadi salah satu kegiatan bergengsi yang rutin digelar untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat di cabang olahraga bulutangkis tingkat pelajar se-Jawa Barat.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumedang, Indra Jayaatmaja, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Yayasan Pendidikan Al Ma’soem dalam menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting bagi perkembangan bulutangkis di tingkat pelajar.

“Kami sangat mengapresiasi Kejuaraan Messa Al Ma’soem ke-30 ini. Melalui ajang seperti ini, para atlet muda punya wadah untuk menunjukkan kemampuan dan pengalaman bertanding sejak dini,” ujar Indra saat ditemui di lokasi kegiatan, Sabtu (8/11/2025).

Indra mengatakan, keterlibatan sekolah dalam mengadakan turnamen bulutangkis menunjukkan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya menjadi tanggung jawab klub, tetapi juga lembaga pendidikan.

“Kami melihat antusiasme peserta luar biasa. Ini bukti bahwa semangat olahraga di kalangan pelajar sangat tinggi. PBSI Sumedang tentu mendukung penuh kegiatan positif seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Messa Al Ma’soem 2025, Dendi Rukmana, menjelaskan bahwa kejuaraan tahun ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai sekolah di Jawa Barat. “Peserta datang dari beberapa kabupaten dan kota, di antaranya Sumedang, Bandung, Garut, Majalengka, Ciamis, Cimahi, Purwakarta, Subang, dan Tasikmalaya,” kata Dendi.

Menurut Dendi, kejuaraan ini digelar sebagai wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet muda yang berpotensi menjadi penerus prestasi bulutangkis Indonesia.

“Tujuannya tentu untuk mencari dan mengembangkan potensi atlet pelajar, terutama yang berasal dari sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi bagi Yayasan Pendidikan Al Ma’soem,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMP dan SMA Al Ma’soem, staf guru, karyawan, serta mendapat dukungan dari PBSI Sumedang.

“Kami ingin siswa juga belajar bagaimana mengelola sebuah event besar. Jadi selain berkompetisi, mereka juga belajar berorganisasi dan bekerja sama,” tambahnya.

Dendi menyebut cabang olahraga bulutangkis telah menjadi bagian penting dalam Kejuaraan Messa Al Ma’soem sejak lima tahun terakhir. Ia mengatakan antusiasme peserta terus meningkat setiap tahunnya.

“Ini sudah tahun kelima untuk pelaksanaan di cabang bulutangkis, dan pesertanya selalu bertambah. Artinya, minat terhadap olahraga ini terus berkembang,” tutur Dendi.

Sementara untuk hasil pertandingan, Dendi menjelaskan bahwa babak final akan digelar pada Sabtu (9/11/2025). “Untuk pemenang akan diumumkan besok setelah pertandingan final selesai,” ujarnya.

Indra berharap kejuaraan seperti ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain di Jawa Barat untuk turut berperan dalam pembinaan olahraga.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk ikut serta membina atlet muda. Dari sekolah, kita bisa menemukan calon-calon juara masa depan,” pungkasnya.

Exit mobile version