TAHUEKSPRES, SUMEDANG – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang terus bergerak untuk berkontribusi dan mendukung percepatan pembangunan di kabupaten Sumedang dan Majalengka sepanjang tahun 2024.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dilakukan dengan memberikan edukasi secara langsung maupun melalui media sosial, hal ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembayaran listrik tepat waktu, sehingga dapat mendorong percepatan masuknya pendapatan asli daerah.
Hal itu disampaikan Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Selasa (31/12/2024).
Ramdani menyebutkan, PLN Sumedang selama tahun 2024 juga telah mendorong percepatan peningkatan rasio elektrifikasi.
“Melalui Program Light Up The Dream (LUTD) yaitu donasi dari seluruh pegawai untuk membantu penyambungan listrik gratis kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Melalui program tersebut, sambung Ramdani, telah dinyalakan sekitar 338 pelanggan, yang tersebar di Kabupaten Sumedang dan Majalengka. Sehingga, dengan adanya listrik di rumah tangga, diharapkan masyarakat akan makin kreatif dan sejahtera.
“Dengan penambahan Pelanggan Listrik juga akan menaikan ratio elektrifikasi daerah. Selain itu pada April lalu, juga telah ditambah 2 unit SPKLU untuk melayani pengguna kendaraan listrik, yang saat ini makin diminati. Penambahan SPKLU ini juga sebagai bentuk upaya PLN untuk terus mendukung penggunaan energy hijau di masyarakat,” ungkap Ramdani.
Ramdani melanjutkan, selama tahun 2024 telah tersambung 2 Gedung Pendidikan dan 10 Industri serta Bisnis. Hal ini merupakan langkah PLN Sumedang dalam mendorong pertumbuhan pada berbagai sisi pembangunan secara berkelanjutan.
Di tempat berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar), Agung Murdifi menyampaikan, PLN Jawa Barat akan secara konsisten memberikan pelayanan yang optimal dan menyalurkan listrik secara aman dan andal.
“PLN Jawa Barat secara berkesinambungan berupaya dan berinovasi dalam layanan kepada masyarakat. Listrik adalah roda pembangunan, tidak hanya ekonomi tapi juga berperan penting dalam pendidikan, kesehatan, budaya bahkan keagamaan. Sehingga kami wajib menjadi yang terdepan dalam mengawal pemerataan pembangunan juga kesejahteraan,” pungkas Agung. (*)
