Sumedang — Pemerintah Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, masih melakukan penanganan darurat terhadap jembatan gantung yang rusak parah dan mengisolasi warga Dusun Bobos. Perbaikan jangka pendek dilakukan melalui kerja sama lintas unsur yaitu progam Garuda bersama dengan TNI sembari menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen di lokasi yang berbeda.
Kepala Desa Wanajaya, Erwan Riswanto, mengatakan fokus utama pemerintah desa saat ini adalah memastikan jembatan gantung sementara dapat kembali digunakan oleh masyarakat dalam waktu dekat.
“Jadi pada prinsipnya, kita memperbaiki jembatan gantung yang sekarang ini. Kami turut bersyukur, walaupun ini proses perbaikan, tetapi warga masyarakat minimal di bulan Februari nanti, di minggu pertama aksesnya bisa digunakan oleh masyarakat,” kata Erwan saat diwawancarai Tahu Ekspres di lokasi, Kamis, (22/1/2026)
Selain perbaikan darurat, pemerintah desa juga tengah mengupayakan pembangunan jembatan permanen melalui jalur administratif pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.
“Untuk permanen kami juga sedang berproses dan sedang mengajukan melalui dinas PUTR Kabupaten Sumedang, yang nanti di tindak lanjuti melalui kementerian Dalam Negeri,” ujar dia.
Menurut Erwan, jembatan permanen tersebut direncanakan dibangun di lokasi yang berbeda dari jembatan gantung saat ini. Lokasi baru dinilai lebih layak secara teknis dan sesuai dengan aspirasi warga.
“Jelas dengan lokasi yang berbeda dan nanti direncanakan akan dibangun jembatan secara permanen, jadi melalui program dari kemendagri. Kalau untuk lokasinya nanti mungkin dekat sini sekitar 300 meter dari jembatan sementara yang ini dengan kedalaman ataupun dengan lebar sungai memang lebih dari 80 meter,” tuturnya.
Erwan juga mengungkapkan bahwa proses perbaikan jembatan sementara mendapat perhatian langsung dari jajaran TNI Angkatan Darat. Pada hari yang sama, Komandan Kodim 0610 Sumedang meninjau langsung ke lokasi.
“Pada hari ini alhamdulillah, barusan Pak Dandim 0610 Sumedang sudah meninjau dan beliau juga barusan Pikon sama Aster dari Kasad, jadi progres dari jembatan sementara ini yang diprogramkan melalui program Garuda, progresnya baru 20 persen, barusan arahan dari Pak Dandim, jadi di minggu pertama di bulan Februari, 2026 ini jembatan sudah selesai dan harus di resmikan,” kata Erwan.
Ia menambahkan, Komandan Kodim juga memberikan arahan agar progres pekerjaan dipercepat dalam waktu dekat.
“Terus yang kedua, arahan Pak Dandim juga, jadi mudah-mudahan minggu ini progres sudah mencapai 50 persen, selanjutnya kami juga menghaturkan banyak terima kasih atas atensi dari pemerintah melalui TNI Akatan Darat dengan program Garuda, yang mana perbaikan jembatan gantung yang berlokasi di desa Wanajaya Kecamatan Surian ini sekarang sedang diperbaiki,” ujarnya.
Meski perbaikan jembatan sementara terus dikebut, Erwan menegaskan bahwa pemerintah desa tetap berupaya agar pembangunan jembatan permanen dapat segera terealisasi.
“Terus kami juga mengharapkan karena ini jembatan bersifat sementara dan darurat dan tetap kami juga mengharapkan dan berikhtiar agar dibangunnya jembatan secara permanen dengan lokasi yang berbeda sesuai dengan apa yang diinginkan oleh warga masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, turut hadir meninjau langsung ke lokasi perbaikan jembatan sementara tersebut Komandan Kodim 0610 Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto.
