Sumedang – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sumedang pada Jumat (17/10/2025) malam menyebabkan lima kejadian bencana berupa tanah longsor dan pohon tumbang di beberapa titik wilayah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan berdampak pada sejumlah rumah warga serta arus lalu lintas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Hendar, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumedang Selatan, Sumedang Utara, dan Rancakalong berlangsung cukup lama sehingga memicu longsor dan tumbangnya pohon di beberapa lokasi.
“Hujan turun cukup lama disertai angin kencang. Akibatnya, kami mencatat ada lima kejadian longsor dan pohon tumbang di wilayah Sumedang,” ujar Hendar, Jumat (17/10/2025) malam.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Sumedang, kejadian pertama terjadi sekitar pukul 19.24 WIB, ketika sebuah pohon tumbang menimpa kabel milik PLN di Jalan Nasional Sumedang–Cirebon, tepatnya di kawasan Cimayor, Kecamatan Sumedang Utara. Akibatnya, aliran listrik di wilayah tersebut sempat padam.
Kemudian pada pukul 19.42 WIB, tanah longsor menimpa badan jalan di Kelurahan Cipameungpeuk RT 003 RW 011, Kecamatan Sumedang Selatan. Material tanah menutup sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas warga setempat.
Tak lama berselang, sekitar pukul 20.10 WIB, longsor disertai pohon tumbang terjadi di Dusun Ciawi RT 001 RW 004, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan. Longsor tersebut menimpa rumah milik warga bernama Tarsikah.
“Rumah milik Ibu Tarsikah tertimpa material longsoran setinggi empat meter dengan lebar enam meter. Penghuni rumah berjumlah dua jiwa dan sudah dievakuasi ke tempat aman,” jelas Hendar.
Bencana berikutnya terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Dusun Cikuray RT 002 RW 008, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong. Tembok penahan tanah (TPT) setinggi enam meter dengan panjang 30 meter jebol dan material batu serta tanah menutup akses jalan raya Rancakalong–Tanjungsari.
Peristiwa terakhir terjadi pada pukul 22.00 WIB, ketika rumah milik Kiki Ruhiat (44) di Dusun Sembir RT 001 RW 002, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan, tertimpa pohon tumbang akibat hembusan angin kencang.
Hendar menuturkan, hingga pukul 24.00 WIB petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Forkopimcam, dan warga masih terus melakukan pemantauan di lapangan.
“Untuk sementara, penanganan baru sebatas pemantauan karena kondisi sudah malam. Pembersihan material longsor dan pohon tumbang akan dilanjutkan besok pagi,” ucapnya.
Menurut Hendar, alat berat akan dikerahkan ke lokasi longsor di Kecamatan Rancakalong untuk membersihkan material yang menutup akses jalan utama.
“Kami sudah siapkan alat berat untuk membersihkan material longsoran di Rancakalong agar akses lalu lintas segera normal kembali,” katanya.
Hendar juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat intensitas hujan di wilayah Sumedang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mengimbau warga yang tinggal di sekitar tebing atau lereng agar lebih waspada, terutama pada malam hari. Jika melihat tanda-tanda longsor, segera lapor ke BPBD,” pungkasnya.
