Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Diduga Monyet Liar Berkeliaran di Perumahan Jatihurip Sumedang, Warga Resah

Screenshot Video Kiriman Warga Perumahan Jatihurip, Terlihat Seekor Monyet di Pemukiman Warga (Foto : Istimewa)

Sumedang – Warga di Perumahan Jatihurip, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dibuat resah dengan kehadiran seekor monyet berukuran besar yang terlihat berkeliaran di lingkungan mereka.

Menurut informasi dari masyarakat, monyet tersebut sudah terlihat sejak dua hari terakhir. Warga menduga hewan tersebut merupakan monyet peliharaan yang lepas.

“Kami juga tidak tahu dari mana asalnya, yang pasti monyet itu malah berkeliaran terus di lingkungan perumahan kami. Makanya, warga kami jadi resah,” kata Ketua RT 02 RW 13 Desa Jatihurip, Pepen Efendi, Rabu (4/6/2025).

Pepen menyebutkan, monyet itu mulai terlihat berkeliaran di komplek perumahan sejak Selasa (3/6) siang. Namun, saat warga berupaya menangkapnya, monyet tersebut langsung kabur.

Tak hanya itu, hewan tersebut diketahui terus berpindah-pindah dari satu atap rumah ke rumah lainnya, membuat warga semakin gelisah.

“Setelah itu, monyet itu tiba-tiba malah muncul lagi dan terus berpindah-pindah dari atas genting rumah yang satu ke rumah lainnya,” ucap Pepen.

Karena kondisi yang meresahkan tersebut, pihak RT dan RW langsung melaporkan kejadian ini ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Jadi sudah laporkan juga ke pihak Damkar, malah petugas Damkar juga sudah dua hari bolak balik datang ke sini untuk menangkap monyet itu, namun masih belum berhasil,” ujarnya.

Menariknya, monyet yang berkeliaran di Blok 6 Perumahan Jatihurip ini diduga bukan hanya satu ekor. Pepen mengatakan, ketika monyet terlihat lari ke arah Blok 2, secara bersamaan warga melihat monyet lain muncul kembali di Blok 6.

“Kemungkinan lebih dari satu monyet. Malah, ketika petugas Damkar sedang mengejar-ngejar monyet hingga ke Blok lain, ternyata di lingkungan kami malah muncul lagi. Kenapa warga resah, soalnya monyet yang berkeliaran itu ukurannya besar jadi takut membahayakan,” tutur Pepen.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih terus berupaya menangkap monyet tersebut agar tidak membahayakan warga.

Exit mobile version