Sumedang – Camat Buahdua Kiki Hakiki mengapresiasi pembangunan TK Negeri Sartika di Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang. Kehadiran PAUD negeri pertama di desa tersebut dinilai membuka akses pendidikan anak usia dini bagi warga di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan jarak menuju sekolah.
Dirinya menyambut baik berdirinya TK Negeri Sartika yang berada di wilayah terdepan Kabupaten Sumedang. Ia menilai pembangunan sekolah tersebut merupakan langkah strategis dalam pemerataan layanan pendidikan dasar.
“Saya selaku Camat Buahdua menyambut baik dan mendukung berdirinya PAUD/TK Negeri Sartika di Desa Ciawitali Kec Buahdua yg merupakan daerah terdepan Kab Sumedang,” ujar kiki Kepada Tahu Ekspres, Sabtu (10/1/2026).
Ia mengatakan, keberadaan TK/PAUD negeri tersebut telah lama dinantikan masyarakat Desa Ciawitali dan sekitarnya, sekaligus mendukung program wajib belajar 13 tahun.
“Berdirinya TK/PAUD ini tentu sangat dinantikan oleh warga Desa Ciawitali yg akan mendukung dan menunjang wajib belajar 13 tahun, semoga keberadaan TK ini benar2 dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Ciawitali dan sekitarnya terutama yg memiliki anak usia dini untuk bermain sambil belajar persiapan memasuki pendidikan dasar,” katanya.
Camat Buahdua juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembangunan TK Negeri Sartika.
“Kami menghaturkan terima kasih kepada semua pihak telah berdirinya TK Negeri Sartika Desa Ciawitali Kecamatan Buahdua,” ucapnya.
TK Negeri Sartika merupakan PAUD negeri pertama di Desa Ciawitali yang dibangun melalui Program Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) PAUD. Pembangunannya didukung Dana Bantuan Pemerintah sebesar Rp1.609.470.000 pada Tahun Anggaran 2025.
Gedung sekolah berdiri di atas lahan kas Desa Ciawitali seluas sekitar 1.400 meter persegi yang sejak awal telah dipersiapkan untuk fasilitas umum. Jarak Desa Ciawitali yang cukup jauh dari pusat kecamatan selama ini menjadi tantangan tersendiri dalam akses pendidikan, sehingga keberadaan TK negeri ini dinilai sangat membantu masyarakat.
Untuk mendukung keberlanjutan pembangunan sektor pendidikan, Pemerintah Desa Ciawitali telah menyiapkan lahan kas desa yang dapat dimanfaatkan bagi pembangunan sarana pendidikan berikutnya. Total lahan kas desa yang diperuntukkan bagi fasilitas umum dan pemerintahan mencapai sekitar lima hektare yang telah disepakati sejak pemekaran desa pada 2007–2008.
Pada tahun ajaran pertama, TK Negeri Sartika ditargetkan mampu menampung sekitar 25 hingga 30 peserta didik. Sekolah ini juga terbuka bagi warga desa sekitar, dengan jumlah penduduk Desa Ciawitali yang mencapai lebih dari 1.300 jiwa.
Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Masdar, mengatakan pembangunan TK Negeri Sartika merupakan amanah dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Sumedang.
“Kami bersyukur Sumedang dipercaya membangun TK Negeri. Ini menjadi kebanggaan, terlebih lokasinya berada di Desa Ciawitali yang tergolong pelosok,” kata Masdar.
Ia menjelaskan, proses pembangunan dilakukan sesuai prosedur administrasi dan teknis yang ditetapkan, dengan pengawasan dari pemerintah pusat hingga pembangunan selesai sepenuhnya.
“Laporan progres disampaikan bertahap, mulai 20 persen hingga 100 persen. Pemerintah pusat juga turut melakukan pengawasan langsung,” ujarnya.
Secara fisik, gedung TK Negeri Sartika dilengkapi dua ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru dan administrasi, UKS, dapur, ruang penjaga, jamban, serta area bermain anak di dalam dan luar ruangan. Tersedia pula gazebo multifungsi untuk kegiatan bermain, pembinaan karakter, hingga aktivitas keagamaan.
