Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mendorong Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) agar tidak hanya menjadi organisasi kaderisasi, tetapi mampu tampil sebagai wadah yang solutif dan aplikatif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dony saat memberikan arahan dalam Pelantikan Pengurus Cabang PMII Sumedang Masa Khidmat 2026 yang digelar di Gedung Negara, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Dony, pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi titik awal bagi lahirnya tanggung jawab besar dalam menjaga intelektualitas dan peradaban. Ia menekankan bahwa PMII merupakan pergerakan mahasiswa yang harus memiliki karakter kuat serta kualitas kader yang mumpuni.
“Pengurus PMII harus turun langsung ke masyarakat dengan visioner, menjadi role model, open minded, adaptif, dan progresif. Saya ingin orang-orang tertarik masuk PMII karena kinerjanya,” ujar Dony.
Dony juga berpesan agar kepengurusan PMII mampu meninggalkan warisan positif bagi organisasi. Menurutnya, hal tersebut dapat dicapai dengan menetapkan tujuan yang jelas serta diiringi kinerja yang terarah dan berkelanjutan.
“Tentukan apa target utama kita yang ingin dicapai oleh setiap anggota, hingga organisasi sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PMII Sumedang Masa Khidmat 2026 Muchammad Miqdad menyampaikan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya mengusung wacana besar bertajuk Jejak Langkah, sebagai simbol upaya memberikan kesan dan dampak positif bagi masyarakat.
Ia menegaskan, PMII Sumedang siap menjadi mitra kritis sekaligus strategis bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Menurutnya, keberadaan PMII diharapkan mampu memberikan warna serta kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Kami berharap kader PMII dapat terlibat aktif dan memberikan masukan yang konstruktif untuk membantu masyarakat serta mendukung pembangunan di Kabupaten Sumedang,” ujar Miqdad.
