Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Bupati Dony: Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Terus Pantau Informasi Cuaca BMKG

Foto: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menyampaikan pesan dalam Rapat Miigasi Bencana, Tadi Malam (6/12/2025).Ist

Sumedang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang diminta terus memberikan informasi prakiraan cuaca BMKG kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat Rakor Forkopimda Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Sumedang di Gedung Negara, Senin Malam (8/12/2025).

BPBD juga harus memastikan informasi terkait cuaca sampai kepada warga masyarakat.

“Sehingga yang tinggal dipotensi longsor, banjir mengetahui. Pastikan yang dishare sampai kepada warga masyarakat sampai kepolosok desa. Dari BMKG ke Kadis, Camat, ke Kepala Desa, sampai ke grup RW dan RT informasi cuacanya. Itulah arti penting memasifkan medsos untuk melindungi jiwa warga,” ujarnya.

Bupati juga meminta sistem peringatan dini yang sudah terpasang di beberapa titik harus aktif fungsional. Early Warning System (EWS) adalah sistem peringatan dini yang dirancang untuk mendeteksi, memprediksi dan menyebarkan informasi tentang potensi bahaya bencana alam.

“EWS yang ada di Citengah pastikan itu aktif fungsional. Alat itu disimpen diatas fungsinya menditeksi air mulai naik dan memberikan sinyal diteksi dan dikirim kebawah memberikan peringatan. Itu arti penting teknologi, mengakselrasi ikhtiar memitigasi bencana,” katanya.

Bupati Dony menyebutkan, bencana tidak bisa dihilangkan. Tetapi bisa dikurangi.

“Bencana tidak bisa dihilangkan, dimitigasi, dikurangi” katanya.

Dony menyebut setiap ramalan cuaca dari BMKG diberi keterangan, contohnya potensi hujan lebat di Sumedang.

“Yang tinggalnya dekat sungai, lereng rawan longsor harus pindah ke tempat yang aman saat hujan deras. Jadi perkuat mitigasi, informasi ke masyarakat. Sampaikan langsung informasi cuaca dan prospek cuaca mingguannya, serta harianya menjadi bacaan yang simpel dan mudah dimengerti oleh masyarakat,” kata Dony menandaskan.**

Exit mobile version