Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Begini Cara Pemuda Tanjungsari Sumedang Memberikan Sanksi Sosial Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Cuplikan video viral pemuda yang kembalikan sampah ke pemiliknya karena membuang sampah sembarangan. (Tiktok @zenkprayudan)

Beredar viral di media sosial TikTok video berdurasi 54 detik yang menunjukkan pemuda mengembalikan sampah kepada pemiliknya karena ketahuan buang sampah sembarangan di wilayah Dusun Banyumukti RW 03 Desa Cinanjung Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang pada Hari Minggu, 16 Juni 2024.

Video itupun kemudian viral, ditonton sampai 5,5 Juta sampai hari Selasa, 18 Juni 2024.

“Itu kami lakukan karena kami sudah geram, sudah sangat kesal sekali dengan pembuangan sampah liar di wilayah kami. Akhirnya kami solusinya pasang banner, diberikan sanksi tegas jika ketahuan membuang sampah di sana.

Dan akhirnya masih ada aja yang berani membuang sampah di sana, itu sama saja tidak menghargai kami sebagai warga wilayah tersebut,” kata Hermawan, pemuda yang ada di video tersebut dan juga ia sendiri yang mengupload di akun tiktoknya @zenkprayudan.

Divideo yang viral itu, kata Hermawan, merupakan lokasi rumah pelaku pembuang sampah liarnya.

“Jadi kami memberikan sanksi sosial dengan cara mengembalikan sampah ditambah sampah yang lain sebagai bonus supaya ada efek jera. Dia merasakan bagaimana tempat dia dibuangin sampah,” katanya.

Menurut pemuda yang juga pengurus TPS3R Resik Mukti Dusun Banyumukti Desa Cinanjung Kecamatan Tanjungsari ini, pihaknya mendapatkan program Citarum Harum. Namun wilayahnya merasa terkotori akibat ulah warga yang membuang sampah sembarangan.

“Kami menjalankan lingkungan bersih dari program pemerintah, tetapi wilayah kami di kotori sama warga desa lain. Jadi intinya kami sudah melakukan berbagai cara sanksi peneguran waktu itu sebelum-sebelumnya sudah ada yang tertangkap basah, kami masih memberikan teguran dengan mediasi dengan pemerintah setempatnya.

Kami sudah memberikan teguran sebelum video viral itu juga tapi masih ada saja warga yang membuang sampah sembarangan. Setelah kami memasang banner tersebut jarak 2-3 hari ternyata masih ada yang membuang sampah sembarangan disitu.

Kami sebagai warga sudah merasa terhina dan terasa dilecehkan gitu kan, jadi kami melakukan tindakan tegas seperti itu dengan berkordinasi dulu kepada pemerintah setempat si pelaku dan mengklarifikasi sebelum memberikan efek jara itu.

Ternyata si pelaku akhirnya mengakui yang membawa sampah suaminya sambil berangkat kerja dan akhirnya kami memberikan sampah kembali disana seperti yang ada di video,” jelas Hermawan.

Ia mengaku, mengetahui alamat pembuang sampah sembarang itu dari resi paket belanja online yang dibuang oleh pelaku pembuang sampah sembarangan.

Exit mobile version