TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Baliho atau spanduk yang bertuliskan Bakal Calon Bupati Dr. H. Hery H, SH., M.Kn atau Kang Hery, yang berlokasi di lingkungan sekitar Gunung Kunci tiba-tiba menghilang. Menanggapi kejadian tersebut Ketua Relawan H2C Fernando menghimbau untuk team relawan agar kedepannya memperhatikan titik pemasangan baliho.
“Ini perhatian untuk rekan-rekan relawan H2C agar memperhatikan setiap sepanduk atau baliho yang kita pasang jangan sampai hal yang serupa terjadi kembali,” katanya ketika diwawancarai oleh wartawan TahuEkspres, Sabtu (25/5/2024).
Dia juga menegaskan bahwa, kejadian tersebut dalam kacamata politik merupakan tindakan yang tidak sehat untuk dilakukan, dirinya juga menghimbau agar pihak H2C lebih memantau dan mengamankan setiap spanduk yang di sebar di setiap titiknya.
“Ya, perhatian seluruh relawan H2C (relawan Kang Hery) agar bisa memantau, mengamankan setiap spanduk yang kita pasang, ini merupakan tindakan yang tidak sehat dalam demokrasi perpolitikan di tingkat Calon Bupati/Wakil Bupati,” tambahnya.
Fernando juga mengatakan bahwa relawan Kang Hery menginginkan politik yang riang gembira untuk memajukan Kabupaten Sumedang, dan berharap dari semua kejadian tersebut bukan merupakan suatu alasan bagi relawan untuk tidak semangat membersamai Kang Hery dalam kontestasi Pilkada.
“Kami inginkan politik yang riang gembira, bersaing secara sehat, yang siap untuk menang maupun kalah, ayo sama-sama untuk Sumedang yang lebih maju, lebih baik menuju Sumedang Berkah itu harapan kita semua, sekali lagi untuk seluruh relawan tetap semangat, maju bersama mengawal Kang Hery, supaya Sumedang BERKAH (BERsama KAng Hery),” ucapnya.
Dari kejadian tersebut Ketua tim Advokasi H2C, Panji Andrio, SH., M.Kn berspekulasi bahwa hilangnya baliho Kang Hery merupakan kesengajaan dari lawan politik, dirinya juga berharap para relawan dapat lebih merapatkan barisan terutama di daerah-daerah tertentu.
“Sepertinya tali yang mengikat di potong oleh bara api roko ini, ini merupakan tindakan kesengajaa lawan daripada lawan politik kita, kita harus merapatkan barisan mengunci daerah-daerah relawan-relawan yang kita kuasai,” tegas Panji.
Salah satu warga sekitar posko Kang Hery, Asep (33) mengatakan hal tersebut sepertinya dikarenakan ada seseorang yang merupakan penggemar Kag Hery dan langsung mengambil baliho yang team relawan pasang.
“Mungkin ada fans berat atau penggemar gelap terhadap Kang Hery sehingga spanduk tersebut di pindahkan ke dalam kamar nya biar bisa di lihat setiap bangun tidur,” ucpanya (sambil tertawa).
