Site icon Tahu Ekspres Sumedang

Atlet Muaythai Asal Sumedang Selatan Raih Medali Perak di PON 2024

Atlet Muaythai asal Sumedang Selatan, Syakira Intan Fadillah. (Foto : Istimewa)

Sumedang – Syakira Intan Fadillah (22), atlet asal Dusun Bosok, Desa Sukagalih, Kecamatan Sumedang Selatan, berhasil meraih medali perak dalam cabang olahraga muaythai kelas fight 43 kg putri di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Mewakili Provinsi Jawa Barat, Syakira harus melalui perjuangan panjang dan berat untuk bisa mencapai prestasi tersebut.

Syakira memulai perjalanan menuju PON dengan mengikuti training center (TC) di Subang pada Januari 2024. Salah satu tantangan terberat yang ia hadapi adalah menurunkan berat badan dari 56 kg ke 43 kg agar bisa bertanding di kelasnya. “Perjuangan paling keras itu menurunkan berat badan. Di antara para atlet muaythai, saya yang paling baru. Jadi, perlu latihan ekstra untuk bisa seperti mereka,” ujar Syakira dalam wawancara melalui telepon pada Kamis (19/9/2024).

Tak hanya berlatih di dalam negeri, Syakira dan tim muaythai Jawa Barat juga menjalani training intensif di Thailand selama sebulan, dari Juli hingga Agustus 2024, untuk mematangkan teknik bertarung. Persiapan ini membawa hasil yang gemilang saat Syakira memulai pertandingan pertamanya di PON melawan atlet dari Sulawesi Utara. “Lawan pertama adalah pemegang medali perunggu pada kualifikasi, tapi Alhamdulillah, saya bisa menang,” ungkapnya.

Di babak semifinal, Syakira bertemu dengan atlet dari Sumatera Utara. Pertandingan ini berjalan cukup ketat, namun Syakira berhasil memenangkan pertandingan berkat strategi yang fokus pada mencari poin bersih. “Kita coba cari poin bersih karena lawannya tuan rumah, Alhamdulillah, bisa menang juga,” katanya.

Sayangnya, di babak final, Syakira harus menghadapi kekalahan dari atlet Jawa Timur. “Pas final lawan Jatim, badan masih belum panas, jadi ketinggalan poin di ronde pertama. Saya kecolongan,” ungkap Syakira. Meski demikian, perjuangannya selama tiga kali bertanding di PON membawanya pada medali perak yang sangat berharga.

Pengalaman bertanding di PON pertama ini menjadi sangat berkesan bagi Syakira. “Rasanya punya keluarga baru, support antar sesama atlet sangat terasa,” ujar Syakira yang kini berharap dapat meraih medali emas di PON mendatang.

Sehari-hari, Syakira memang sudah terbiasa berolahraga dan menggeluti beladiri sejak lama. Awalnya, ia hanya ikut muaythai untuk menjaga diri, namun perlahan ia menekuni cabang olahraga ini dengan serius. Syakira mulai berlatih di “V Muaythai Fighting Club” Sumedang pada 2020 dan sejak itu kariernya terus menanjak.

“Awalnya cuma eksebisi, terus ikut babak kualifikasi Porda, alhamdulillah lolos. Setelah itu, latihan setahun buat Porda, lalu kualifikasi PON, dan sekarang bisa masuk PON,” tutup Syakira yang saat ini sedang mengambil cuti kuliah di Universitas Terbuka untuk fokus pada karier olahraganya.

Exit mobile version