Site icon Tahu Ekspres Sumedang

APDESI Sumedang Apresiasi Program Ketahanan Pangan yang Digagas Polres Sumedang

Foto bersama pengurus APDESI dan Polres Sumedang. (Foto : Istimewa)

Sumedang – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sumedang mengapresiasi program ketahanan pangan yang digagas oleh Polres Sumedang. Program ini berfokus pada penanaman jagung seluas satu hektare di setiap desa untuk mendukung ketersediaan pangan dan menopang target ekspor nasional.

Pertemuan yang diadakan di Gedung Serbaguna (GSG) Polres Sumedang pada Jumat (22/8/2025) ini dihadiri oleh 277 kepala desa/lurah se-Kabupaten Sumedang. Mereka berkumpul untuk mendengarkan langsung arahan dan komitmen dari jajaran kepolisian terkait program tersebut.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud kontribusi Sumedang terhadap ketahanan pangan nasional, khususnya dalam hal penyediaan stok jagung.

“Kita undang hari ini seluruh kepala desa, semuanya 277. Setiap kepala desa untuk berkontribusi, kita upayakan satu desa, satu hektar. Sehingga dengan harapan tersebut, kita bisa mengisi cadangan jagung kita di gudang Bulog, yang mana gudang Bulog tersebut sudah ditetapkan di daerah Cimalaka,” ujar Sandityo.

Sandityo menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden RI yang menginginkan adanya ekspor jagung.

“Sehingga ekspor jagung tersebut bisa kita dukung dari Sumedang, sehingga kita bisa berkontribusi positif terhadap program Bapak Presiden, program pemerintah untuk ekspor jagung di tahun 2025-2026,” tambahnya.

Ketua APDESI Sumedang, Welly Sanjaya, menyambut baik program yang digagas oleh Polres Sumedang ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk mendorong seluruh kepala desa agar berpartisipasi aktif.

“Saya sangat mendukung program ketahanan pangan yang digagas Polri. Saya akan mendorong para kepala desa untuk menyiapkan lahan 1 hektare untuk menanam jagung,” kata Welly.

Menurut Welly, salah satu keunggulan program ini adalah kepastian pasar bagi hasil panen, karena nantinya Bulog akan menampung seluruh hasilnya.

“Apalagi ini nantinya, hasil panen bisa ditampung oleh Bulog, jadi para petani tidak akan kebingungan lagi soal pasar,” jelasnya.

Welly juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sumedang karena telah mengadakan pertemuan ini dan berharap program ketahanan pangan ini bisa berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Sumedang.

Exit mobile version