Sumedang – Sejumlah warga binaan di Lapas Kelas II B Sumedang diberi kesempatan membasuh kaki ibunya dalam momentum menyambut Hari Ibu. Kegiatan ini menjadi ruang haru bagi para anak yang harus menjalani masa pidana, sekaligus momen untuk memuliakan orang tua mereka.
Salah seorang ibu warga binaan berinisial IJ (61) mengaku bahagia bisa mengikuti kegiatan tersebut bersama anaknya. Menurutnya, hubungan antara ibu dan anak tidak akan pernah terpisahkan meski terhalang jeruji.
“Kebetulan anak saya di sini, dalam rangka menyambut Hari Ibu saya senang bisa berada di momen ini dengan anak saya di Lapas Sumedang. Hubungan antara ibu dan anak tak akan pernah terpisahkan,” ujar IJ saat diwawancarai Tahu Ekspres dengan mata berkaca-kaca, Sabtu (20/12/2025).
Kepala Lapas Kelas II B Sumedang, Agung Hascayo, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan menunjukkan bakti kepada orang tua mereka, khususnya kepada ibu.
“Belum tentu mereka selama hidupnya pernah membasuh kaki ibunya sebagai bentuk kasih sayang. Nah, kita memberi kesempatan dalam momentum hari ini di Lapas,” kata Agung.
Ia menegaskan, kegiatan itu bukan sekadar seremoni, melainkan sarat makna spiritual dan moral bagi para warga binaan.
“Karena surga ada di telapak kaki ibu,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pihak Lapas berharap para warga binaan dapat memaknai kembali peran ibu dalam kehidupan mereka dan menjadikannya sebagai penguat untuk memperbaiki diri ke depan.
