TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Warga Haurkuning Kecamatan Paseh mengapresiasi adanya perbaikan jalan Legok-Sukatali sepanjang 650 meter yang baru saja selesai pengerjaannya di wilayah Desa Haurkuning.
“Kami mengapresiasi dan tentu saja sangat ditunggu-tunggu oleh warga adanya perbaikan jalan Legok-Sukatali yang merupakan jalan penghubung antara dua kecamatan, yakni Paseh dan Situraja,” ujar salah satu warga Paseh Dede Boim (42) kepada Tahu Ekspres Indonesia di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Jum’at (8/12/2023).
Memang, sambung Dede, perbaikan jalan Legok-Sukatali itu begitu dinantikan warga. Apalagi, kondisi jalannya dinilai sangat perlu perbaikan.
“Alhamdulillah, meski belum semuanya diperbaiki. Tapi, mudah-mudahan perbaikan jalan Legok-Sukatali dapat dikerjakan pada tahap berikutnya,” ucap Dede.
Selain itu, imbuh Dede, dirinya bersama warga lain menghaturkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah menyukseskan perbaikan jalan Legok-Sukatali. Mulai dari Pemda Sumedang hingga Pak Dewan Agung Gundara yang terus mengawal proses perbaikan jalan tersebut.
“Tentu saja, proses perbaikan jalan Legok-Sukatali ini tidak lepas dari peran Pak Agung Gundara selaku anggota DPRD Sumedang yang sekaligus warga disini,” tukas Dede Boim.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumedang Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Agung Gundara membenarkan bahwa perbaikan jalan Legok-Sukatali baru saja selesai dilaksanakan.
“Ya perbaikan jalan ini baru dilakukan sepanjang 650 meter dengan cara di hotmix. Sedangkan, jalan Legok-Sukatali ini berjarak sekitar 2,5 KM dari Legok Paseh ke Sukatali Situraja,” terangnya.
Agung melanjutkan, waktu pengerjaan perbaikan jalan tersebut dilakukan selama tiga hari dengan total anggaran senilai Rp 347 juta yang bersumber dari anggaran perubahan tahun 2023.
“Alhamdulillah meski bertahap, pengerjaan perbaikan jalan Legok-Sukatali sepanjang 650 meter baru selesai. Mudah-mudahan perbaikan sisanya sepanjang 1,5 KM dapat direalisasikan di tahun 2024 mendatang,” kata Agung.
Perlu diketahui, imbuh Agung, keberadaan akses jalan Legok-Sukatali itu dinilai sangat membantu dalam menopang peningkatan perekonomian warga. Apalagi, perjuangan untuk merealisasikan perbaikan jalan tersebut dinilai cukup berat sejak tahun 2021. Mengingat, bertepatan dengan pandemi Covid-19 waktu itu.
“Jika jalan ini bagus, tentu saja kami dan warga sangat senang. Mengingat, akses jalan ini dapat memudahkan transportasi bagi warga yang sehari-harinya bertani, berdagang, anak sekolah dan lain sebagainya,” pungkas Agung Gundara Anggota DPRD Sumedang Fraksi PKB. (*)
