Sumedang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang membenarkan adanya laporan warga terkait suara dentuman keras disertai getaran yang terjadi pada malam hari di sejumlah wilayah Kabupaten Sumedang.
Komandan Regu (Danru) TRC BPBD Sumedang Regu 3, Arief Bahtiar, mengatakan pihaknya menerima laporan warga melalui Call Center 112. Laporan tersebut menyebutkan dentuman dan getaran dirasakan warga Desa Mulyamekar, Kecamatan Tanjungkerta, sejak sekitar pukul 23.00 WIB.
“Mendapat laporan dari warga melalui Call Center 112, bahwa di Desa Mulyamekar, Kecamatan Tanjungkerta, mulai pukul 23.00 WIB warga mendengar suara dentuman yang cukup keras disertai dengan getaran yang berulang,” kata Arief.
Menurut Arief, tim langsung menuju lokasi untuk mengecek laporan tersebut. Saat berada di lokasi, petugas masih merasakan suara dentuman dan getaran.
“Getaran sampai menggetarkan kaca-kaca rumah warga. Bahkan setelah berkeliling di beberapa desa, yakni Cipanas, Banyuasih, dan Kertamekar, juga sama merasakannya,” ujarnya.
Arief menyebut kondisi tersebut membuat sejumlah warga memilih berkumpul di jalan dan halaman rumah. Beberapa warga bahkan tidak mau berada di dalam rumah karena merasa takut.
Tim TRC BPBD Sumedang Regu 3 kemudian berupaya menenangkan warga dan mengimbau masyarakat di empat desa tersebut agar tetap tenang serta waspada.
Adapun petugas yang melakukan patroli ke lapangan yakni Arief Bahtiar selaku Danru, Wawan H G, dan Asep Sudiandri.
Untuk penyebab peristiwa tersebut, saat ini BPBD Sumedang masih mengumpulkan informasi dan belum bisa menyimpulkan karena hal serupa terjadi diberbagai daerah di wilayah Jawa Barat.










