Beranda / Sumedang / Dusun Nangkod! Bikin Vibes Peringatan HUT RI di Desa Jadi Luar Biasa

Dusun Nangkod! Bikin Vibes Peringatan HUT RI di Desa Jadi Luar Biasa

Sumedang — Bicara konsep, ide, atau acara seru-seruan dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, rasanya makin ke sini makin membosankan dan biasa saja.

Di tengah virus digital yang tengah merasuki generasi muda hari ini, RW 03 Dusun Nangkod, Desa Sukagalih, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang, berhasil lahirkan good vibes dan konsep yang inspiratif.

Hal itu karena seluruh rangkaian acara didukung oleh frame work yang mampu membalut kegiatan bertajuk “Nangkod Fest 2026” secara digital, kegiatan seru-seruan masyarakat ini menjadi inspirasi konsep yang tak biasa jika diterapkan di lingkungan pedesaan.

Acara yang berlangsung sejak 14 Agustus lalu, itu cukup membuat para donatur dan sponsor acara tertarik untuk turut mendukung keberlangsungan festival.

Ketua pelaksa Nangkod Fest 2026, Akhdan (28), menuturkan, acara yang digelarnya tersebut merupakan kegiatan-kegiatan yang sederhana. Perlombaan keolahragaan, turnamen futsal, voli, bazar, pertunjukan seni dan budaya daerah.

“Alhamdulillah, saat ini masih ada dalam turnamen bola voli, pesertanya itu-itu saja sebenarnya, di RW03 ini kan terdiri dari 4 RT. Semua senang, tinggal main, tinggal nonton dan berbahagia, tanpa tuntutan iuran dan lainya.”

Dengan memanfaatkan platform YouTube, panitia secara mandiri menyiarkan seluruh rangkaian acara secara live streaming. Hal itu juga yang membuat para sponsor mau berkontribusi secara sukarela ke acara festival tersebut.

“Sejauh ini, sponsor yang masuk sekitar 17 nama sponsor lokal, UMKM, Perusahaan lokal bahkan donatur di luar daerah pun turut mendukung. Meski mereka tak bisa menonton secara langsung, setidaknya mereka dapat menonton secara daring.

Inovasi ini mengubah perayaan warga menjadi tontonan yang bisa dinikmati siapa saja, sekaligus membuka peluang baru bagi desa di era digital. Konsep penyiaran ini menjadikan kampungnya dikenal luas dan dipandang banyak orang. Langkah ini membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan di desa pun bisa dikemas secara profesional, modern, dan menjangkau lebih luas dunia mzaman

Sementara itu, ketua Ikatan Pemuda Nangkod Sukagalih (IPNAS), Imam Nurjaman, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak, khususnya para sponsor.

“Saya berharap, acara ini bukan sekedar jadi tontonan, tapi juga menjadi tuntunan bagi kita semua dalam memaknai kata Merdeka. Terimakasih juga bagi para sponsor yang telah memberikan dukungan hingga acara yang digagas oleh Vox Project selaku Event Organizer, dapat berlangsung sesuai yang direncanakan.” Katanya memungkasi.

Semangat kebersamaan dan kreativitas para panitia ini menjadi inspirasi. Di RW ini, kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga dikembangkan agar terus relevan di tengah kemajuan zaman.

Tag: