Peristiwa

Polres Sumedang Ciduk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang berhasil menciduk pelaku pencabulan anak di bawah umur, berinisial DE (38) warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor Sumedang, Jawa Barat (Jabar).

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan melalui Kasi Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana, mengatakan bahwa pelaku ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Jatinangor di kediamannya, setelah dilaporkan keluarga korban pada 20 Januari 2023 kemarin.

Baca Juga :  Begini Alasan 8 Kotak Suara Logistik Pemilu di Jatinangor Sumedang Belum Tersegel

“Terduga pelaku kini sudah ditangkap tanpa perlawanan,” kata Dedi kepada wartawan di Sumedang Jabar, Sabtu (21/1/2023).

Dedi menjelaskan, kejadian pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial AP berusia 10 tahun tersebut bermula saat orangtua korban mencari keberadaan korban dan mendapatkan informasi bahwa korban dibawa pelaku menggunakan sepeda motor.

Baca Juga :  Kolaborasi Eksklusif, Kang Rinso dan Gentra Siloka Sosialisasikan Perda Tentang Penyelenggaraan Kesehatan di Jatinangor

“Pelaku pelecehan anak di bawah umur ini menjalankan aksinya dengan motif bujuk rayu dan dilakukan di rumah salah satu teman pelaku,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, korban kemudian menceritakan seluruh kejadian yang menimpanya kepada orang tua. Orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian setempat.

Baca Juga :  Atap Bangunan Porak Poranda, Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Jatinangor Sumedang

Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sumedang.

“Pelaku akan dikenakan Pasal 81 Jo Pasal 76 D Sub Pasal 82 Jo Pasal 76 E UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button