PeristiwaSumedang

Peristiwa KDRT Berdarah di Sumedang, Nyawa Pasangan Suami Istri Ini Masih Tertolong

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono melalui Kasi Humas AKP Awang Munggardijaya membenarkan adanya peristiwa dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Ya sekira pukul 10.30 WIB bertempat di Lingkungan Gunung Cina RT 04/RW 02 Kelurahan Regol wetan Sumedang Selatan, Si pelaku membacok korban dengan menggunakan sebilah golok sebanyak beberapa kali mengenai bagian kepala, muka, punggung, dan bagian dada yang mengakibatkan korban menderita luka bacokan yang cukup banyak,” ujar Kasi Humas AKP Awang Munggardijaya kepada Tahu Ekspres Indonesia di Mapolres Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (11/1/2024).

Baca Juga :  Motif Pelaku Peristiwa Berdarah di Sumedang Mulai Terungkap

Diketahui, mereka masih berstatus suami istri dan identitas korban yang juga pelapor bernama RR (37). Sedangkan identitas pelaku atau terlapor bernama IH (37).

Ia melanjutkan, setelah melakukan kekerasan dengan cara membacok korban, kemudian pelaku berupaya melakukan aksi bunuh diri dengan cara melukai tangannya bagian urat nadi, serta melukai bagian lehernya akan tetapi pelaku masih bisa tertolong atau masih hidup.

Baca Juga :  Hari ke 5 Roadshow Sosialisasi Hari Pemungutan Suara Pemilu 2024, KPU Sumedang Sambangi Tempat Keramaian

“Atas kejadian itu korban dan pelaku kemudian di bawa ke RSUD Sumedang untuk mendapatkan pengobatan dan sekarang masih dilakukan tindakan medis,” katanya.

Selain itu, sambung Awang, pihak kepolisian sudah mengamankan barang bukti berupa satu bilah golok beserta sarungnya. Bahkan, akan memintai keterangan dari sejumlah saksi.

Baca Juga :  Besok Masa Tenang Pemilu 2024, Panwaslu Serukan Gerakan Jatinangor Bebas APK

“Untuk perkara tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh terlapor saat ini ditangani oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Sumedang,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button