Kategori
Politik

Pasca Pertemuan Prabowo-Jokowi, Yang ada Tinggal ‘Cebong Bersayap’

“Jadi ini firmed tidak membicarakan mengenai siapa, mendapat apa, kapan, dan sebagainya. Jadi hanya betul-betul pertemuan dua tokoh yang intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur,” katanya, seperti dikutip detik.com.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyebut sudah tidak ada lagi istilah Cebong dan Kampret saat ini. Hal itu ia ungkapkan setelah pertemuannya dengan Prabowo Subianto pada Selasa lalu (16/7).

Menyikapi pertemuan Prabowo dan Jokowi pada Sabtu (13/7) lalu, Amin Rais mengungkapkan hanya pertemuan dua tokoh yang tidak lain bertujuan untuk mempersatukan bangsa Indonesia kembali pasca Pilpres 2019.

“Jadi ini firmed tidak membicarakan mengenai siapa, mendapat apa, kapan, dan sebagainya. Jadi hanya betul-betul pertemuan dua tokoh yang intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur,” katanya, seperti dikutip detik.com.

Seperti pengakuannya, Amin Rais bertemu Prabowo Subianto sekitar 25 menit, membahas beberapa hal, termasuk tujuan Prabowo bertemu Jokowi. Namun, ia mengatakan, tujuan Prabowo bertemu Jokowi bukan berdiskusi soal power sharing seperti banyak disangkakan orang..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *