PamulihanPeristiwaSumedang

Kronologi Tabrakan Beruntun di Pamulihan yang Melibatkan Angkot Berpenumpang Penuh Pelajar

Telah terjadi tabrakan beruntung di Jalan Perlintasan Bandung – Cirebon, tepatnya di Desa Cigendel Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, Senin (13/11) Sekira Jam 06.00 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan, mobil minibus Toyota Avanza warna putih dengan Nomor Polisi (Nopol) E 1649 QM. Kemudian Angkot 04 dengan Nopol Z 1998 AG dan truk boks Colt Diesel dengan nopol B 9163 SYQ.

Menurut pengemudi truk boks, Muhamad Yahya (24), kronologi bermula saat dirinya mengendarai truk boks tepat di belakang angkot 04 dari arah Sumedang menuju Bandung. Namun dari arah berlawanan ada mobil Avanza dengan kecepatan tinggi mencoba menyalip mobil minibus lainnya.

Baca Juga :  Inilah Kondisi Mobil yang Terlibat Kecelakaan di Tol Cisumdawu

“Saat bersamaan muncul angkot penuh penumpang dari arah berlawanan sehingga tabrakan antara kedua kendaraan itu pun tak terhindarkan. Mobil Avanza yang melaju saking kencangnya, usai menabrak angkot lalu menabrak mobil truk yang saya kendarai yang saat itu tepat berada di belakang mobil angkot,” ungkap Yahya.

Baca Juga :  Korban Mobil Masuk Jurang di Rancakalong Ternyata Pasutri Baru Nikah 2 Minggu, Ini Identitasnya

Akibat dari kejadian tersebut, Mobil Avanza mengalami penyok bagian depan, begitu juga dengan angkot 04 yang membawa penumpang para pelajar mengalami penyok yang cukup parah di bagian depan.

Dikonfirmasi terpisah, petugas Puskesmas Tanjungsari, Asep Noerhidayat, membenarkan adanya korban kecelakaan lalu lintas di Pamulihan yang dibawa ke Puskesmas Tanjungsari.

Baca Juga :  Tak ada Korban Jiwa Dalam Kecelakaan Bus Terguling di Buper Kiara Payung Sumedang

“Anak sekolah semuanya 10 orang yang masuk Puskesmas Tanjungsari, 1 orang supir angkot, jadi 11 orang yang masuk ke Puskesmas,” kata Asep.

Ia menjelaskan, korban anak sekolah, 9 orang berasal dari siswa SMPN 2 Pamulihan dan 1 orang siswa SMA YBM.

“Supir angkot luka ringan lecet. Tidak ada yang meninggal dunia, cuma luka-luka ringan satu orang di hakting (jait),” kata Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button