TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT PLN (Persero) terus bergerak memberikan pelayanan prima demi memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan momen keagamaan dengan khidmat dan nyaman. Sebagai langkah proaktif menjaga kontinyuitas penyaluran tenaga listrik, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang melakukan pemeliharaan jaringan listrik preventif di berbagai titik strategis, Minggu (24/5/2026).
Guna memastikan aktivitas harian ekonomi dan persiapan ibadah masyarakat tetap berjalan normal, pemeliharaan berkala ini mengoptimalkan peran pasukan elite PLN, yaitu tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Dengan keahlian khusus ini, perbaikan dan perawatan infrastruktur kelistrikan tegangan menengah dapat diselesaikan tanpa perlu melakukan pemadaman aliran listrik ke pelanggan,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo.
Sugeng menegaskan bahwa komitmen kelistrikan andal menjelang hari besar keagamaan merupakan prioritas utama PLN untuk menyajikan customer experience terbaik.
“Kami memahami bahwa menjelang Idul Adha, aktivitas masyarakat, baik di rumah ibadah, pusat perbelanjaan, hingga pemukiman, mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ucap Sugeng.
Oleh karena itu, sambungnya, digitalisasi dan modernisasi metode kerja di kerahkan. Salah satunya dengan menerjunkan tim PDKB.
“Pemeliharaan jaringan ini dilakukan demi memastikan keandalan pasokan listrik jangka panjang tanpa mengorbankan kenyamanan sesaat masyarakat. Kami ingin masyarakat Jawa Barat dapat menyambut dan melaksanakan ibadah Idul Adha dengan tenang dan penuh kenyamanan,” ujar Sugeng Widodo.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah, menjelaskan bahwa pemetaan wilayah kerja dan inspeksi jaringan telah dilakukan jauh-jauh hari untuk mendeteksi potensi gangguan sekecil mungkin.
“Menjelang hari raya, pasokan listrik yang andal dan kontinu tidak dapat ditawar lagi. Di wilayah kerja UP3 Sumedang, kami memaksimalkan personel PDKB untuk mengeksekusi titik-titik jaringan yang memerlukan pemeliharaan. Mulai dari penggantian komponen hingga pembersihan ruang untuk jarak aman jaringan listrik terhadap bangunan atau vegetasi di sekitarnya,” kata Ramdani.
Menurut Ramdani, melalui metode kerja tanpa padam itu, pihaknya meminimalisir potensi padam sehingga aktivitas persiapan kurban, kegiatan di masjid-masjid, dan mobilitas warga tetap berjalan lancar. Seluruh personel juga tetap mengedepankan prinsip SOP dan safety yang ketat selama bertugas di lapangan.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan jaringan listrik, salah satunya dengan melaporkan apabila melihat adanya dahan pohon yang mulai mendekati kabel PLN atau potensi gangguan lainnya melalui aplikasi PLN Mobile. Layanan pengaduan ini siap melayani pelanggan 24 jam secara cepat, mudah, dan transparan,” tukas Ramdani. (*)
