ParlemenSumedang

DPRD Sumedang Sahkan Raperda Kepalangmerahan

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepalangmerahan telah disahkan melalui Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumedang Jawa Barat (Jabar), Selasa (28/2/2023) kemarin.

Pengambilan keputusan Rapat Paripurna atas Raperda tersebut menjadi kebanggan tersendiri bagi seluruh anggota DPRD Sumedang terutama yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Raperda Kepalangmerahan.

Pasalnya, raperda yang kini telah sah menjadi Peraturan Daerah (Perda) menjadi produk hukum daerah yang pertama di Indonesia tentang kepalangmerahan.

“Kami bangga bisa menyelesaikan raperda ini dengan baik karena keputusan raperda menjadi perda ini telah menjadi perda yang pertama di Indonesia. Oleh karenanya DPRD Sumedang telah menjadi pionir bagi kota dan kabupaten lainnya dalam hal pembuatan Perda Kepalangmerahan,” kata Dedih S.Hut , Ketua Pansus yang membacakan hasil akhir pembahasan raperda di hadapan sidang paripurna.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Dorong Penguatan Dapur MBG dengan Potensi Pasokan Lokal di Sumedang

Menurut Dedih, terkait pembahasan perda itu, kini telah dan sedang ada sebanyak 30 Kota dan Kabupaten lainnya yang melakukan studi tiru kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang.

“Kabupaten Sumedang menjadi petunjuk bagi kota dan kabupaten lainnya untuk menyusun raperda ini,” ucapnya.

Dalam laporan akhirnya, Dedih mengatakan bahwa raperda tersebut lahir dari prakarsa DPRD atas dasar kebutuhan meningkatnya peran serta Palang Merah Indonesia (PMI) dalam setiap kegiatan sosial kemanusiaan.

“Masyarakat juga merasa perlu dengan hadirnya organisasi ini berkaitan dengan tugasnya.

Maka raperda ini mengatur aktivitas kepalangmerahan, bukan mengatur tentang kelembagaannya yang dilakukan oleh PMI,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kawal Kinerja Pemda, Bupati Sumedang Siapkan Langkah Konkret Yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Menurut Dedih, raperda tersebut dibutuhkan untuk penanganan bencana, melakukan bantuan kemanusiaan, menyelenggarakan donor darah, serta melakukan pencarian dan penyelamatan korban.

“Kepalangmerahan juga hadir sebagai peran penting dalam penanggulangan bencana, daerah rawan dan rentan bencana alam. Hal ini juga mengacu pada kondisi saat ini yaitu ketika Sumedang masih belum melakukan optimalisasi penanganan bencana karena berbagai faktor. Yaitu, masih belum optimalnya penggunaan sistem teknologi informasi dan masih terbatas sumbangan sosial kepalangmerahan,” terangnya.

Dedih juga menambahkan bahwa raperda itu hadir dilatarbelakangi karena adanya kebutuhan produk hukum kepalangmerahan di daerah. Meski dalam UU No 1 Tahun 2008 tentang Kepalanya, tidak diamanatkan untuk dibuat perda.

Baca Juga :  HPN 2026 di Sumedang, Bupati dan Ketua PWI Tegaskan Peran Strategis Pers

“Raperda ini menjadi raperda prakarsa dari DPRD Sumedang dan atas dasar kajian yuridis dan pilosofis. Maka Kabupaten Sumedang merasa harus perlu membuat Perda kepalangmerahan ini, setelah kami berkonsultasi dengan pemerintahan pusat termasuk Kementerian Hukum dan HAM, kami mendapatkan hasil bahwa Perda Kepalangmerahan boleh dibuat di daerah,” jelas Dedih.

Ia melanjutkan, atas disahkannya Raperda tersebut, Pansus berharap Pemda dan stakeholder agar bersama-sama membangun sinergitas untuk penyelenggaraan Raperda dan pengawasannya. Pemda juga diharapkan melakukan sosialisasi bersama SKPD terkait.

Selain itu, adanya penyiapan infrastruktur dan anggaran, serta melakukan koordinasi intensif antara Pemda dan PMI beserta dengan stakeholder lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800 Heboh Sosial Media Andika Medan Bongkar Cara Aktifkan Mode Pecahan X10 Strategi Petir800 Mengubah Nasib Andika Medan Melalui Formasi Ubin Mahjong Bukan Keberuntungan Biasa Pria Medan Bagikan Tutorial Membaca Ritme Pecahan Rahasia Dibalik Ketenangan Andika Medan Mengincar Pecahan X10 Analisis Pola Inilah Detik Detik Transisi Ubin Emas Mahjong Andika Medan Viral Menang Tak Masuk Akal Modal 50 Ribu Andika Berhasil Paksa Keluar Pecahan X10 Pengakuan Andika Medan Tentang Skema Ubin Mahjong Layar Dipenuhi Angka 10 Misteri Pola 20 Spin Petir800 Terpecahkan Pemuda Medan Buktikan Simbol Naga Awalnya Iseng Modal 50 Ribu Andika Medan Temukan Pola Frekuensi Pecahan X10 Gegerkan Jagat Maya Pria Medan Ungkap Rahasia Menaklukkan Simbol Naga Mahjong Matriks Slot Online Dengan Penekanan Pada Pola Transisi Cara Praktis Memahami Slot Online Hari Ini Teknik Pengelolaan Slot Online Untuk Performa Stabil Dan Terukur Slot Online Metode Proyeksi Untuk Performa Lebih Terarah Pola Slot Online Paling Smooth Ritme Spin Yang Benar Benar Teratur Pendekatan Analisa Terarah Progresif Hasil Stabil Slot Online Panduan Winrate Scatter Mahjong Psoft Metode Unggulan Dinamis Performa Maksimal Slot Online Kontrol Cerdas Berkelanjutan Performa Stabil Unggul Slot Online Analisa Modern Dengan Peluang Optimal Slot Online