Politik

Caleg Ini Upayakan Zero Kebakaran di Pasar Tradisional Sumedang

Urip Supriatna atau yang akrab di sapa Kang Urip, merupakan Calon Legislatif DPRD Kabupaten Sumedang Dapil 4 (Situraja, Cisitu, Darmaraja, Cibugel, Wado) dari Partai Demokrat nomor urut 2. Ia berkomitmen untuk upayakan zero kebakaran di pasar tradisional Sumedang.

Berangkat dari pengalaman kerjanya sebagai seorang praktisi ahli keselamatan, Urip pernah merasakan dampak kebakaran tersebut bagi setiap pemilik kios di pasar. Mengingat Urip merupakan salah satu eks marketing di perusahaan distribusi seperti Mayora, Unilever, dan Artaboga Cemerlang.

Baca Juga :  Rahman Fauji, Tukang Cukur Asal Rancakalong Jadi Caleg DPRD Sumedang

“Dulu saya praktisi ahli keselamatan dan juga eks marketing di perusahaan yang lumayan besar dan selalu melakukan kunjungan setiap harinya ke pasar-pasar tradisonal yang ada di Sumedang,” kata Urip saat dihubungi TahuEkspres, Sabtu (6/1/2023).

Baca Juga :  LHKP Muhammadiyah Sumedang Gelar Talkshow Bertajuk "Sambung Rasa Caleg-Mu"

Urip juga menjelaskan dengan penyediaan berbagai alat pemadam juga memfasilitasi setiap kios dengan adanya APAR (Alat Pemadam Api Ringan) akan dapat membantu dalam proses pemadaman api.

“APAR akan dapat membantu dalam proses pemadaman api, tinggal kita fasilitasi saja itu di setiap kios,” tambahnya.

Urip juga mengatakan siap berjibaku menciptakan zero kebakaran dengan program yang sudah dirancang dan berupaya meminimalisir kebakaran yang terjadi khususnya di pasar tradisional.

Baca Juga :  LHKP Muhammadiyah Sumedang Gelar Talkshow Bertajuk "Sambung Rasa Caleg-Mu"

“Bilamana saya diberikan amanah dan terpilih menjadi anggota DPRD Sumedang, saya akan coba ikhtiar untuk Sumedang zero kebakaran di pasar karena kebakaran di pasar akan berdampak terhadap kerugian ekonomi baik aset maupun properti,” pungkas Urip.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button