PemerintahanSumedang

Begini Pesan PLH Bupati Sumedang di Acara Halal Bi Halal IKPTK

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Anggota Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKPTK) Kabupaten Sumedang diharapkan bisa mewarnai penyelenggaraan pemerintahan dimanapun berada.

Hal itu disampaikan PLH Bupati Sumedang Tuti Ruswati saat menghadiri Silaturahmi dan Halal bi Halal IKPTK di Gedung Negara Kabupaten Sumedang Jawa Barat (Jabar), (15/4/2024).

“Para camat, lurah beserta para OPD yang ada alumni IPDN harus bisa menunjukkan integritas, potensi dan kontribusi lebih dari yang lain. Karena alumni ini sudah digodok empat tahun secara sekolah kedinasan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mangkir Hari Pertama Masuk Kerja, Sejumlah Pegawai Pemkab Sumedang Terancam Sanksi Pengurangan TPP

Dikatakan Tuti, keberadaan IKPTK bukan berarti harus eksklusif atau sebagai IPDN minded, tetapi harus memotivasi generasi selanjutnya agar bisa berkontribusi terhadap pencapaian indikator-indikator makro.

“Jangan ada eksklusifitas IPDN, tapi kita secara internal perlu bahu membahu atau sabilulungan dalam membangun Sumedang,” katanya.

Baca Juga :  Akibat Terjangan Angin Puting Beliung, Satu Sekolah Diliburkan dan Ratusan Rumah Warga Cintamulya Jatinangor Rusak

Oleh karena itu, IKPTK harus menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Sumedang serta menjadi kawah candradimuka dalam membentuk generasi selanjutnya yang berkualitas.

“Generasi muda IPDN ini generasi yang sangat potensial karena sudah digodok di lembaga pendidikan tinggi,” terangnya.

Baca Juga :  Sumedang The City Of Knowledge dan Geopark Lembah Cisaar Resmi Diluncurkan

Lebih lanjut Tuti mengatakan, anggota IKPTK patut berbangga karena sudah 38 tahun memberikan kontribusinya terhadap pemerintahan daerah.

“Tentunya hal ini merupakan modal dasar bagi Pemda Sumedang sehingga hari ini saya sengaja lakukan konsolidasi,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button