PeristiwaSumedang

Begini Alasan Aksi Unras Buruh PT Natatex Cimanggung Sumedang

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Sejumlah karyawan PT Natatex lakukan aksi unjuk rasa (unras) berupa mogok kerja di lokasi perusahaan jalan raya Bandung-Garut KM 26,5 Desa Sindangpakuon Cimanggung Sumedang Jawa Barat (Jabar), Senin (5/2/2024).

Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono melalui Kapolsek Cimanggung Kompol Karyaman membenarkan terkait adanya aksi unras sejumlah buruh PT Natatex dengan mogok kerja.

Baca Juga :  Tahapan Kampanye 9 Hari Lagi, Panwaslu Jatinangor Gencar Lakukan Pengawasan

“Sejumlah karyawan PT Natatex ini akan tetap mendirikan tenda didepan perusahaan sampai ada jawaban memuaskan dari pihak manajemen,” ujarnya.

Kapolsek menuturkan, selama kegiatan itu pernah ada jawaban dari pihak perusahaan bahwa mereka akan membayar ganti rugi gaji karyawan. Tapi masih jauh dari yang diharapkan.

“Informasinya, pihak perusahaan akan memberikan 2 unit mobil kijang tanpa surat surat lengkap yang kira-kira kalau diuangkan sekitar kurang lebih hanya Rp30 juta rupiah,” ucapnya.

Baca Juga :  Warga Ciluluk Tanjungsari Beramai-ramai Ngagogo Ikan, Syukuran Kemenangan Prabowo-Gibran

Meski demikian, sambung Kapolsek, para karyawan yang melaksanakan aksi mogok kerja tidak akan melakukan perbuatan melanggar hukum ataupun menghalang halangi kegiatan perusahaan.

“Untuk saat ini pihak karyawan yang melaksanakan mogok kerja turut didampingi oleh federasi dan konfedarasi buruh Jabar termasuk juga oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH),” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Ratusan PPS dan PPK se-Sumedang Ikuti Training of Trainer Fasilitator

Berdasarkan keterangan pihak karyawan, imbuhnya, bahwa kasus tersebut akan dilanjutkan pelaporan ke tingkat Polda Jabar. Dikarenakan, belum ada jawaban yang memuaskan dari pihak manajemen perusahaan PT Natatex.

“Kegiatan itu merupakan murni aksi karyawan PT Natatex agar pihak perusahaan segera membayar sisa gaji yang belum dibayar oleh pihak perusahaan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button