Sosial

Bantuan Pasang Baru Listrik Tingkatkan Taraf Hidup dan Kemajuan Warga Sumedang

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersinergi dengan Komisi VII DPR RI dalam Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk 870 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Program BPBL ini merupakan wujud hadirnya Negara untuk masyarakat tidak mampu guna meningkatkan taraf hidup dan kemajuan warga.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Havidh Nazif pada Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL di Desa Gunturmekar, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Senin (23/10/2023).

“Listrik sudah menjadi hal yang pokok saat ini dan dengan listrik ini bagaimana kita dapat meningkatkan produktivitas” ujar Hafidz.

Baca Juga :  Disapu Angin Kencang, Sebuah Tiang Listrik Roboh Tertimpa Pohon di Tanjungmedar Sumedang

“Karena alasan faktor keamanan, dengan masih adanya rumah tangga yang masih nyantol dengan rumah tangga lainnya, maka melalui program BPBL ini memastikan satu rumah mendapat satu sambungan.” ucap Hafidz.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII RI Nurhasan Zaidi menyampaikan bahwa dengan adanya listrik masyarakat mendapatkan tontonan dan tuntunan.

“Dengan listrik, hiburan melalui tontonan bisa dirasakan masyarakat, dan dengan listrik masyarakat bisa mendapatkan tuntunan yang terhubung dengan teknologi informasi terhadap akses pengetahuan yang bisa menjangkau sampai ke desa-desa, sehingga bisa mendorong peningkatan kualitas SDM masyarakat di Kabupaten Sumedang” tegasnya.

Vice President Peningkatan Pengalaman Pelanggan PT PLN (Persero), Yondri Zulfadli menyampaikan program BPBL menjadi bukti komitmen PLN memberikan kontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat yang tidak mampu untuk mendapatkan pemerataan akses dan percepatan penyediaan tenaga listrik.

Baca Juga :  Agenda Penting Dibalik Pertemuan Pimpinan PUI dengan Presiden Jokowi

“Melalui mandat Instruksi Presiden No. 4/2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim, program BPBL menyiapkan ketercukupan energi dan elektrifikasi bagi warga miskin ekstrim” ucap Yondri.

Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman, mengatakan bahwa fiber optic dari Icon plus sudah tembus ke desa-desa di Sumedang, menjadikan teknologi informasi tersebut relate dengan elektrifikasi dari program BPBL ini.

“Program digitalisasi dan elektrifikasi BPBL bisa mendorong kemajuan perekonomian masyarakat di Sumedang dengan kemudahan mendapatkan internet untuk mengakses pengetahuan di bidang pertanian dan perdagangan” ujar Herman.

Baca Juga :  PUI Usulkan BIJB Ganti Nama Jadi Bandara Abdul Halim

Salah satu penerima manfaat program BPBL di Kabupaten Sumedang, Iwang seorang ibu rumah tangga berusia 67 yang sehari-harinya berdagang kue surabi, berterima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku selama ini menyalur dari Musholla yang berada dekat rumahnya.

“Selama ini saya menyalur dari Musholla dengan iuran 10 ribu perbulan, hanya untuk satu lampu penerangan saja. Berkat BPBL bantuan pemerintah, sekarang rumah saya jauh lebih terang, bisa mengadon kue serabi pada malam hari, terima kasih Kementerian ESDM dan PLN” ungkap Iwang. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button